Pengertian Kecemasan Definisi Tingkat Teori Menurut Para Ahli

Posted by Sanjaya Yasin 0 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

Pengertian Kecemasan Definisi Tingkat Teori Menurut Para Ahli - Kecemasan merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari. Kecemasan merupakan pengalaman subjektif dari individu dan tidak dapat di observasi secara langsung serta merupakan suatu keadaan emosi tanpa objek yang spesifik. Kecemasan pada individu dapat memberikan motivasi untuk  mencapai sesuatu dan merupakan sumber penting dalam usaha memelihara keseimbangan hidup. Kecemasan adalah respon emosi tanpa objek yang spesifik yang secara subjektif dialami dan di komunikasikan secara interpersonal.


Definisi Kecemasan adalah kebingungan, kekhawatiran pada sesuatu yang akan terjadi dengan penyebab yang tidak jelas dan dihubungkan dengan perasaan tidak menentu dan tidak berdaya. (Suliswati, 2005).

Ansietas sangat berkaitan denga perasaan tidak pasti dan tidak berdaya. Keadaan emosi ini tidak memiliki objek yang spesifik. Ansietas berbeda dengan rasa takut,yang merupakan penilaian intelektual terhadap sesuatu yang berbahaya. (Wiscarz, gail, 1998)

Ansietas adalah keadaan dimana seorang mengalami perasaan gelisah/cemas dan aktivasi sistem syaraf otonom dalam berespon terhadap ancaman yang tidak jelas, tak spesifik. Seseorang yang mengalami ansietas tidak dapat mengidentifikasi ancaman. Ansietas dapat terjadi tanpa rasa takut namun ketakutan biasanya tidak terjadi tanpa ansietas. (Capernito, Linda jual,1999)


Tingkat Kecemasan Menurut Peplauada empat tingkat kecemasan yang di alami oleh individu yaitu ringan, sedang, berat dan panik.

1.  Kecemasan Ringan
 Dihubungkan dengan ketegangan yang di  alami sehari-hari. Individu masih waspada serta lapang persepsinya meluas, menajamkan indra. Dapat memotivasi individu untuk belajar dan mampu memecahkan masalah secara efektif dan memenghasilkan pertumbuhan dan kreativitas.

2.  Kecemasan Sedang
 Individu terfokus hanya pada pikiran yang menjadi perhatiannya, terjadi penyempitan lapangan persepsi, masih dapat melakukan sesuatu dengan arahan orang lain.

3.  Kecemasan Berat
 Lapangan persepsi individu sangat  sempit. Pusat perhatiannya pada detil yang kecil (spesifik) dan tidak dapat berpikir tentang hal-hal lain. Seluruh prilaku dimaksudkan untuk mengurangi kecemasan dan perlu banyak perintah/arahan untuk terfokus pada area lain. 

4.  Panik
 Individu kehilangan kendali diri detil perhatian hilang. Karena hilangnya kontrol, maka tidak mampu melakukan apapun meskipun dengan perintah. Terjadi peningkatan aktivitas motorik, berkurangnya kemampuan berhubungan dengan orang lain, penyimpangan persepsi dan hilangnya pikiran rasional, tidak mampu berfungsi secara efektif. Biasanya disertai dengan disorganisasi kepribadian. (Suliswati, 2005)

Faktor Predisposisi
  • Dalam pandangan psikoanalitik ansietas adalah konflik emosional yang terjadi antara dua elemen kepribadian-id dan superego
  • Menurut pandangan interpersonal ansietas timbul dari perasaan takut terhadap tidak adanya penerimaan dan penolakan interpersonal. (Wiscarz, Gail,1998)

Kecemasan terjadi sebagai akibat dari ancaman terhadap harga diri atau identitas diri yang sangat mendasar bagi keberadaan individu. (Suliswati, 2005)

Pengertian Kecemasan

Teori-Teori Dalam Kecemasan

1)  Teori Interpersonal
 Sulivan mengemukakan bahwa kecemasan timbul akibat ketidak mampuan untuk berhubungan interpersonal dan sebagai akibat penolakan.

2)  Teori Prilaku
 Teori prilaku menyatakan bahwa kecemasan merupakan hasil frustasi akibat berbagai hal yang mempengaruhi individu dalam mencapai tujuan yang di inginkan.

3)  Teori Keluarga
 Studi pada keluarga dan epidemiologi memperlihatkan bahwa kecemasan selalu ada pada tiap-tiap keluarga dalam berbagai bentukdan sifatnya heterogen.

4)  Teori Biologik
 Otak memiliki reseptor khusus terhadap benzodiazepin, reseptortersebut berfungsi membantu regulasi kecemasan. (Suliswati, 2005)

Daftar Pustaka - Pengertian Kecemasan, Definisi, Tingkat, Teori Menurut Para Ahli

Suliswati. 2005. Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta : EGC.

Capernito, Linda Juall. (1995). Nursing Care Plans and Documentation, Monica Ester (1999 (Alih bahasa), Jakarta : EGC.



Artikel Menarik lainnya :