Contoh Kesimpulan dan Saran dalam Skripsi, Karya Ilmiah Tugas Akhir

Posted by Sanjaya Yasin 2 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

Contoh Kesimpulan dan Saran dalam Skripsi, Karya Ilmiah - dalam sebuah karya tulis ilmiah yang khususnya dalam postingan memberikan beberapa judul dari berbagai jurusan yaitu Administrasi Pembangunan, Akuntansi, Hukum, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Administrasi Negara, Administrasi Niaga, Bahasa Inggris, Ekonomi Manajemen, Fisika, Hukum Pidana, hukum Perdata, Hukum tata Negara, Ilmu Tanah,  Mutimedia, kesehatan, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Eklektro, Komunikasi, Manajemen Keuangan, Pendidikan Matematika, Kimia, Biologi, bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Pertanian, Peternakan, Arsitektur, Kebidanan, Psikologi, Kedokteran, dan Pendidikan Matematika, Contoh Kesimpulan dan Saran dalam Tugas Akhir ini diambil didalam skripsi yang sudah di Acckan.


Kesimpulan dan saran dalam skripsi yaitu terdapat pada BAB V dimana Simpulan menyimpulkan secara garis besar apa saja isi dalam skripsi kita, sedangkan saran berupa komentar, sanggaan yang bersifat menyarankan baik kepada pemerintah, instansi dll tergantung dengan varibel yang ada dalam skripsinya. Untuk lebih jelas silahkan melihat contoh kesimpulan dan saran dalam karya ilmiah dibawah ini.



 Contoh Kesimpulan dan saran dalam skrispsi administrasi Negara dengan Judul:
ANALISIS KINERJA BIROKRASI PEMERINTAH
(KASUS PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BONE)
A.    Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan beberapa hal mengenai Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bone berdasarkan pendekatan proses.
  1. Tingkat Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dalam melaksanakan fungsi berada dalam taraf berkinerja sedang.
  2. Efisiensi organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dalam mencapai fungsi pengelolaan pendidikan berada dalam taraf  baik. Dilihat dari indikator waktu yang digunakan dalam pelaksanaan pelayanan dalam bidang pendidikan. Dilihat dari indikator biaya yang dipakai yang tergolong masih rendah dibanding dengan kebutuhan yang ada. Demikian pula pegawai yang dipakai untuk pelaksanaan pelayanan pembangunan pendidikan kurang memadai dibandingkan dengan kebutuhan yang diperlukan.
  3. Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dalam membangun kerjasama tim yang prima untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi dinas terbentuk berdasarkan atas dasar saling percaya, saling menjunjung tinggi dan saling mengisi diantara semua unsur dan lapisan dinas. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang menunjukkan kerjasama tim yang diciptakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bone berada dalam taraf sedang. Proses kerjasama yang terjadi dalam menciptakan kerjasama tim bersifat berdasarkan pendekatan kewenangan yang tertulis dan secara psikologis pegawai terikat dalam satu kerjasama tim (teamwork) yang utuh.
  4. Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dalam menciptakan hubungan kerja antara pimpinan dengan bawahan berada dalam taraf tinggi, yaitu melalui dukungan, pemberdayaan, partisipasi dan tanggung jawab dalam batasan kewenangan yang dimiliki. Hubungan yang terjalin diidasarkan atas kekuasaan sehingga bawahan harus tunduk kepada kewenangan yang dimiliki oleh pimpinan untuk melakukan perintah dan mengambil keputusan serta memberi sanksi.
  5. Faktor pendukung kinerja organisasi adalah antara lain; (1) dukungan dan kerjasama dari pegawai yang cukup solid, (2) hubungan baik vertikal maupun horizontal berjalan baik dalam tubuh organisasi sehingga tercipta suasana harmonis, (3) pembagian kerja yang cukup profesional, (4) dukungan pemerintah Kabupaten Bone yang baik, (5) partisipasi masyarakat yang cukup baik. Kinerja birokrasi mendapat hambatan utamanya : (1) alokasi anggaran untuk pengembangan pegawai relatif rendah; (2) kurangnya inisiatif dari dinas untuk menyusun program pengembangan pegawai; (3) pola pengembangan pegawai saat ini masih sangat sentralistik; (4) inisiatif pegawai untuk mengembangkan diri masih rendah; (5) jangkauan wilayah kerja dinas yang luas dibandingkan dengan jumlah pegawai yang dimiliki, sehingga mempersulit pengontrolan di wilayah-wilayah terpencil.

B.    Saran
Berdasarkan kesimpulan penelitian, maka penulis merekomendasikan berupa saran-saran sebagai berikut :
  1. Untuk meningkatkan efisiensi Dinas dalam pelayanan pendidikan perlu rasionalisasi pegawai dan penataan kembali struktur organisasi dinas yang ada sekarang yang disesuaikan berdasarkan tuntutan kebutuhan tugas dinas.
  2. Pengelolaan organisasi birokrasi yang hanya menekankan pada pendekatan prosedur harus disempurnakan melalui perubahan visi, misi, pendekatan, strategi dan kegiatan operasional agar dapat tercipta kepuasa kerja, kerjasama tim yang prima, hubungan kerja berdasarkan pendekatan partisipasi dan kelompok kerja (teamwork) guna dapat mencapai misi organisasi yang efisiensi, efektif dan berkeadilan kearah yang lebih baik
  3. Penelitian ini belum komprehensif, karena hanya melihat kinerja organisasi dari segi pendekatan proses, maka untuk kebutuhan penelitian berikutnya bagi yang berminat meneliti kinerja organisasi birokrasi dapat menggunakan pendekatan output, yaitu mengukur produk barang atau jasa yang dihasilkan oleh birokrasi pemerintah berdasarkan tingkat kepuasaan dan ekspektasi masyarakat yang dilayani.

Persepsi Manajemen Badan Usaha Milik Negara/Daerah Dan Badan Usaha Milik Swasta Di Jawa Timur Terhadap Management Audit Sebagai Strategi Untuk Mencegah Dan Mendeteksi Kecurangan Pada Fungsi Pembelian

A. Simpulan
Persepsi manajemen ditinjau dari kepemilikan perusahaan dilakukan dengan menggunakan uji U-Mann Whitney. Dari hasil  uji statistik diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi manajemen yang signifikan ditinjau dari kepemilikan perusahaan. Manajemen BUMN/BUMD dan manajemen BUMS memiliki persepsi yang positif dan cenderung homogen terhadap management audit sebagai strategi untuk mencegah dan mendeteksi kecurangan pada fungsi pembelian.

 Persepsi manajemen ditinjau dari level manajemen dilakukan dengan menggunakan uji Kruskal Wallis. Dari hasil  uji statistik diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi manajemen yang signifikan ditinjau dari level manajemen. Top management, middle management dan lower management memiliki persepsi yang positif dan cenderung homogen terhadap management audit sebagai strategi untuk mencegah dan mendeteksi kecurangan pada fungsi pembelian.

Persepsi manajemen ditinjau dari bidang studi pendidikan dilakukan dengan menggunakan uji Kruskal Wallis. Dari hasil  uji statistik diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi manajemen yang signifikan ditinjau dari bidang studi pendidikan. Responden bidang studi Psikologi/Sosiologi, Hukum/Kriminologi, Ekonomi dan lainnya memiliki persepsi yang positif dan cenderung homogen terhadap management audit sebagai strategi untuk mencegah dan mendeteksi kecurangan pada fungsi pembelian.

Dengan demikian, dari hasil uji statistik diperoleh kesimpulan bahwa ditinjau dari kepemilikan perusahaan, level manajemen, maupun bidang studi pendidikan tidak terdapat perbedaan persepsi manajemen BUMN/BUMD dan BUMS di Jawa Timur terhadap management audit sebagai strategi untuk mencegah dan mendeteksi kecurangan pada fungsi pembelian. Meskipun terdapat perbedaan dilihat dari rata-rata peringkat, namun perbedaan tersebut tipis dan tidak signifikan.

B. Saran
Dalam penelitian ini, hipotesa peneliti bahwa terdapat perbedaan persepsi manajemen BUMN/BUMD dan BUMS di Jawa Timur terhadap management audit sebagai strategi untuk mencegah dan mendeteksi kecurangan pada fungsi pembelian di tolak. Meskipun terdapat perbedaan, jumlahnya tidak signifikan.

Keterbatasan dalam penelitian ini adalah waktu pengumpulan data yang singkat sehingga peneliti hanya bisa mencapai responden yang lokasinya tidak terlalu jauh. Tiga kota yang dijadikan sampel yaitu Surabaya, Gresik dan Sidoarjo memang dipilih karena peneliti menganggap bahwa kota-kota tersebut memiliki karakteristik yang bisa mewakili karakteristik perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa Timur. Akan tetapi, untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk memperbanyak jumlah kota/kabupaten yang akan dijadikan sampel untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian karena banyaknya kota dan kabupaten yang termasuk dalam wilayah propinsi Jawa Timur yaitu 29 kabupaten dan 9 kota. 

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen berupa pertanyaan tertutup, diukur dengan menggunakan teknik skala Likert dan data yang digunakan adalah data ordinal. Peneliti menyarankan agar peneliti selanjutnya juga menggunakan teknik wawancara tatap muka agar bisa  memperoleh jawaban yang lebih mendalam, masukan-masukan dari responden, dan agar peneliti bisa memberikan penjelasan memadai apabila terdapat pernyataan-pernyataan dalam kuesioner yang kurang dipahami oleh responden.

Meskipun tidak terdapat perbedaan persepsi manajemen BUMN/BUMD dan BUMS terhadap management audit sebagai strategi untuk mencegah dan mendeteksi kecurangan pada fungsi pembelian, namun untuk pelaksanaannya ditiap perusahaan harus tetap mempertimbangkan kebutuhan dan manfaat biaya dari pelaksanaan management audit tersebut.



  
Contoh Kesimpulan dan saran dalam skrispsi Ekonomi Pembangunan dengan Judul:
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Investasi Swasta Di Indonesia (1980 - 1997)


KESIMPULAN
Setelah melihat perbandingan serta hasil analisis dari model yang digunakan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
  • Berdasarkan   hasil   analisis   yang   dilakukan   terhadap model investasi   swasta  di   Indonesia,   diketahui  bahwa perkembangan variabel     investasi     publik,      tingkat inflasi    domestik    dan variabel    hutang    luar    negeri searah     dengan     perkembangan investasi      swasta     di Indonesia,    sedangkan   perkembangan variabel-variabel tingkat   suku   bunga   domestik   riil   dan   PDB mempunyai arah   yang   berlawanan.    Dari   hasil   estimasi   tersebut bahwa    hutang    luar    negeri    merupakan    variabel    yang paling  berpengaruh.
  • Koefisien   regresi   variabel   tingkat   investasi   publik sebesar 0,3650 menunjukkan   bahwa   kenaikan   variabel ini    sebesar    1%    akan menaikkan    tingkat    investasi swasta  sebesar  0,3650%.
  • Koefisien      regresi     variabel     hutang      luar     negeri sebesar 0,4920,       menunjukkan      bahwa      peningkatan variabel    ini    sebesar    1%    akan   meningkatkan   tingkat investasi  swasta  sebesar  0,4920%.
  • Koefisien   regresi   variabel   tingkat   inflasi   domestik sebesar 0,2432   menunjukan  bahwa  peningkatan  variabel ini    sebesar    1% akan   menyebabkan   akan   meningkatnya tingkat  investasi  swasta sebesar  0,2432%.
  • Koefisien     regresi      variabel      tingkat      suku     bunga domestik riil     sebesar    -0,0318,     menunjukkan    bahwa peningkatan variabel ini   sebesar  1%   akan  menyebabkan menurunnya  tingkat  investasi  swasta  sebesar  0,0318%.
  • Koefisien   regresi   variabel   tingkat   PDB   riil   sebesar
  • 0,4746  menunjukkan  peningkatan  variabel   ini   sebesar 1%     akan    mengakibatkan    turunnya    tingkat    investasi swasta  sebesar  0,4746%.

SARAN
Pemerintah     hendaknya     berusaha     untuk     memperhalus jalannya    siklus    bisnis     untuk    menghindari    tingkat penggangguran     yang     kronis,      stagnasi     ekonomi     dan inflasi    serta    mendorong    pertumbuhan    ekonomi    yang tinggi.      Untuk     mengontrol      fluktuasi      bisnis      dan meningkatkan    pertumbuhan    ekonomi    pemerintah    dapat menerapkan     instrumen-instrumen     kebijakan     dibidang ekonomi     baik  itu  kebijakan moneter  maupun  kebijakan fiskal.




 Contoh Kesimpulan dan saran dalam Skrispsi Hukum dengan Judul:
Perubahan Perjanjian Kerja Terhadap Status Pekerja Waktu Tertentu Setelah Kenaikan Upah (Studi Kasus Pt.Karya Bina Bersama)

A.    Kesimpulan
Berdasarkan permasalahan yang diangkat oleh penulis yaitu mengenai masalah perubahan perjanjian kerja terhadap status para pekerja waktu tertentu setelah kenaikan upah, maka oleh penulis dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 
  1. Para pekerja waktu tertentu PT. Karya Bina Bersama menuntut kenaikan upah pada pengusaha akibat harga-harga kebutuhan pokok naik yang disebabkan oleh kenaikan harga BBM dan pengusaha menolak tuntutan kenaikan upah pekerja dengan alasan surat perjanjian kerja belum berakhir. Perjanjian kerja tersebut baru akan berakhir pada bulan Juni tahun 2007.
  2. Karena tidak terpenuhinya tuntutan tersebut di atas oleh pengusaha, maka berakibat penjualan produk-produk karet dan semangat kerja menurun. Oleh sebab itu, pengusaha menjanjikan kenaikan upah pokok sebesar 10% pada pekerja yang menyebabkan semangat kerja para pekerja meningkat dan penjualan produk-produk karet juga mengalami peningkatan. Dengan kenaikan tersebut, pengusaha memperbarui perjanjian kerja waktu tertentu pekerja sebelum berakhir masa waktu perjanjian kerjanya.
  3. Pembaruan perjanjian kerja tersebut bertentangan dengan ketentuan Pasal 59 ayat (6) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang berbunyi: “Pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat diadakan setelah melebihi masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu yang lama, pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya boleh dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun”. Pembaruan perjanjian kerja tersebut mengakibatkan status pekerja waktu tertentu berubah menjadi pekerja waktu tidak tertentu.
B.    Saran
Berdasarkan pada permasalahan yang diangkat oleh penulis yaitu mengenai perbaruan perjanjian kerja terhadap status pekerja waktu tertentu setelah kenaikan upah, maka dari itu penulis memberikan saran sebagai berikut:
  1. Karena PT. Karya Bina Bersama tidak mempunyai lembaga seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dalam perusahaanya, maka pengusaha seharusnya lebih memperhatikan para pekerjanya dan memberikan kesempatan para pekerja agar dapat menyampaikan aspirasinya agar para pekerja dapat tetap bekerja dengan semangat penuh atau membentuk Serikat Pekerja dalam perusahaanya.
  2. Para pekerja PT. Karya Bina Bersama yang terikat perjanjian kerja waktu tertetntu banyak yang mengeluh atas penerapan perjanjian kerja tersebut karena bekerja dalam ruang lingkup pekerjaan yang tidak aman dan nyaman, takut akan diberhentikan atau tidak diperpanjang lagi masa kerjanya. Maka sara dari penulis adalah perjanjian kerja waktu tertentu tidak diberlakukan lagi dalam PT. Karya Bina Bersama agar dapat mendorong semangat kerja para pekerja.
  3. seharusnya PT. Karya Bina Bersama tidak membuat perjanjian kerja waktu tertentu yang baru, meskipun pengusaha menaikkan upah pokok para pekerjanya sebesar 10%. Perjanjian kerja waktu tertentu baru dapat diperbarui setelah melewati 30 (tiga puluh) hari berakhirnya perjanjian kerja yang lama.
  


Contoh Kesimpulan dan saran dalam Skrispsi Teknik Informatika dengan Judul:
Penyelesaian Persamaan Non-Linear  Metode Biseksi Dan Metode Regula Falsi  Menggunakan Cara Komputasi

A.    Kesimpulan
Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan :
  • Telah dibuat program komputer yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan non-linear khususnya persamaan polinomial satu variabel dengan metode Biseksi. Hasil keluaran dari program yang telah dibuat berupa :
    • Nilai salah satu akar pendekatan melalui beberapa iterasi sampai lebih kecil dari nilai error yang ditentukan
    • Nilai error yang didapat
    • Nilai fungsi dari salah satu akar pendekatan yang diperoleh.
  • Telah dibuat program komputer yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan non-linear khususnya persamaan polinomial satu variabel dengan metode Regula Falsi. Hasil keluaran dari program yang telah dibuat berupa :
    • Nilai salah satu akar pendekatan melalui beberapa iterasi sampai lebih kecil dari nilai error yang ditentukan
    • Nilai error yang didapat
    • Nilai fungsi dari salah satu akar pendekatan yang diperoleh.
  • Dalam menyelesaikan persamaan non-linear ditinjau dari banyaknya iterasi, metode Biseksi lebih cepat dari metode Regula Falsi. Ini ditunjukan dengan melihat selisih rata-rata akar pendekatan dengan rata-rata akar pada iterasi ke n metode Biseksi yang selalu lebih kecil dari selisih rata-rata akar pendekatan dengan rata-rata akar pada iterasi ke n metode regula Falsi.

B.    Saran
Setelah dilakukan penelitian ini, disarankan :
  1. Program yang telah dibuat dapat dimodifikasi supaya dapat menyelesaikan persamaan non-linear yang berupa persamaan eksponensial, persamaan logaritmik, persamaan sinusoida atau persamaan non-linear yang lain.
  2. Penulisan kode program bisa dilakukan dalam bahasa pemrograman komputer yang lain yang lebih bagus dalam hal grafik dan tingkat kemampuan pengoperasian digit angka.



Contoh Kesimpulan dan saran dalam Skrispsi Pendidikan Matematika dengan Judul:
Penerapan Metode Latihan Terbimbing Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas I Smp Negeri I Taliwang Sumbawa Barat Pada Pokok Bahasan Segitiga Tahun Pelajaran 2005/2006

A.    Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat dikemukakan pendapat bahwa metode latihan terbimbing dapat menuntaskan belajar siswa Kelas I5 SMP Negeri I Taliwang pada pokok bahasan segitiga Tahun pelajaran 2005/2006. Ketuntasan ini didapat dari persentase ketuntasan yang diperoleh siswa pada Siklus I sebesar 83,87 %, pada Siklus II sebesar 87,10 %, dan pada Siklus III sebesar 96,77 %. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan dan tercapainya ketuntasan belajar yang diharapkan.

B.    Saran-saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka peneliti dapat memberikan saran-saran sebagai berikut:
  1. Diharapkan sebelum kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode latihan dilaksanakan, hendaknya guru memperhatikan dan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari metode latihan tersebut.
  2. Siswa yang ingin meningkatkan prestasi belajar matematikanya, hendaknya lebih banyak menyelesaikan soal-soal latihan.
Contoh Kesimpulan dan Saran dalam Skripsi

Bisa dilihat postingan diatas berbagai contoh Contoh Kesimpulan dan saran Tugas Akhir, ada yang menggunakan Number/Bullets ada juga yang menguraikannya dalam paragraf. Intinya ketika Kesimpulan dan saran itu lebih dari satu poin maka sebaiknya menggunakan nomor atau bullets untuk menandakan bahwa lebih dari 1 akan tetapi kesimpulan dan sarannya hanya satu saja maka jangan ditandai dengan nomor/bullets.

Contoh Kesimpulan dan saran dalam skripsi Karya Tulis ilmiah atau biasa sahabat semua menyebutnya sebagai tugas akhir Administrasi Pembangunan, Akuntansi, Ekonomi Pembangunan, Hukum, Teknik Informatika dan Pendidikan Matematika, Administrasi Negara, Administrasi Niaga, Bahasa Inggris, Ekonomi Manajemen, Fisika, Hukum Pidana, hukum Perdata, Hukum tata Negara, Ilmu Tanah,  Mutimedia, kesehatan, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Eklektro, Komunikasi, Manajemen Keuangan, Pendidikan Matematika, Kimia, Biologi, bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Pertanian, Peternakan, Arsitektur, Kebidanan, Psikologi, Kedokteran, Oh iya dalam penggunaan Kesimpulan dan Simpulan kalau menurut saya penggunaannya yang tepat adalah kata SIMPULAN bukan Kesimpulan. tapi tidak bisa disalahkan juga yang menggunakan kesimpulan nanti kembali pada dosen pembimbing sobat semua. Ok dah Semoga bermanfaat


Artikel Menarik lainnya :