• About
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact
Sarjanaku.com
  • Home
  • Manajemen
    • Manajemen SDM
    • Manajemen Personalia
    • Manajemen Pemasaran
    • All Manajemen
  • Kesehatan
    • Bacaan Kesehatan
    • Kebidanan
    • Keperawatan
    • KKPI
  • Pendidikan
    • Bacaan Pendidikan
    • Guru
    • Metode Pembelajaran
    • Kurikulum
    • Makalah
  • Teknologi
    • Audio Video
    • Otomotif
    • KKPI
  • RPP
    • RPP SMA
    • RPP SMP
    • RPP SD
  • PTK
    • PTK SMA
    • PTK SMK
    • PTK SMP
    • PTK SD
    • PTK PAUD
  • Islam
    • Bacaan Islam
    • Kisah Nabi
    • Hadits
    • Tasawuf
    • Kaligrafi
    • Ulumul Quran
  • Materi
    • Bahasa Indonesia
    • Biologi
    • Ekonomi
    • Fisika
    • Kimia
    • Matematika
  • Film
    • Drama
    • Horor
    • Religi
    • All Film
Home » Pembelajaran » Pembelajaran Matematika :: Pengertian, Model, Media, Strategi

Pembelajaran Matematika :: Pengertian, Model, Media, Strategi


A. Pembelajaran Matematika 
HW Fowler (dalam Amin Suyitno, 1985:736) mendefinisikan bahwa “mathematics is the abstract science of space and number”. Sedangkan Marshal Walkter (1955:115) menyatakan bahwa “mathematics may be defined as the study of abstract and their interrelations”. Pembelajaran matematika

Menurut The American Educator Encyclopedia (1955) disebutkan bahwa “mathematics : an inclusive term for a number of branches of learning that deal with magnitudes, number, quantities and their relationships”.
Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa karakteristik matematika adalah : Pembelajaran matematika

  • Pembelajaran matematika dilakukan berjenjang. Dari konkret- semi konkret-abstrak-abstrak sederhana-kompleks.
  • Pembelajaran matematika mengikuti metode spiral. Konsep baru dikembangkan dengan mengaitkan konsep yang telah dipahami siswa dan konsep baru meruakan perluasan konsep sebelumnya.
  • Pembelajaran matematika mengunakan pola deduktif. Artinya dari umum ke khusus. Tetapi untuk jenjang SD menggunakan pola induktif yaitu dari khusus ke umum. 
  • Pembelajaran matematika menganut kebenaran konstitusi.. Artinya pemyataan dianggap benar jika didasarkan pada pernyataan yang sebeumnya dianggap benar.


Setelah guru mengetahui karakteristik matematika, guru akan lebih jelas peranan alat peraga dalam mengkonkretkan sesuatu yang abstrak untuk memperjelas penyajian. Tidak kalah pentingnya yaitu seorang guru mengetahui materi pelajaran matematika berkesinambungan dari kelas ke kelas lain di atasnya sehingga siswa yang belum menguasai fakta di kelas bawah sangat menjadi kendala dikelas berikutnya. 

1. Pembelajaran Matematika Memanfaatkan Alat/Media
Alat peraga merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan sesuatu atau isi pelajaran, memperjelas, dan menarik perhatian siswa sehingga dapat mendorong proses pembelajaran, yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar. Alat peraga sebaiknya mudah cara menggunakannya, tidak berbahaya, mudah dicari, murah harganya, dan lebih utama lagi siswa dapat membuatnya sendiri (Achmad, 1996:1).

Dengan demikian alat peraga pendidikan merupakan alat pembelajaran yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar, karena dengan menggunakan alat peraga pembelajaran akan lebih menarik dan hasil yang diperoleh tidak verbalisme.

Barang-barang yang tidak bermanfaat di lingkungan sekitar sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk membuat alat peraga. Tergantung dari kejelian guru dalam memanfaatkannya.

Menurut Daryanto (1993:1) media adalah alat yang dapat membantu proses belajar mengajar yang berfungsi memperjelas makna pesan yang disampaikan sehingga tujuan pembelajaran tercapai dengan baik.

Media atau alat bantu dapat diartikan sebagai alat bantu yang digunakan menyalurkan pesan, informasi, dan bahan pelajaran untuk merangsang perasaan, perhatian, dan keterampilan siswa.

Media mengandung pesan sebagai perangsang belajar dan dapat membangkitkan motivasi belajar. Pendidikan dengan media visual adalah cara memperoleh pengertian yang lebih baik dari sesuatu yang dapat dilihat daripada sesuatu yang didengar atau dibacanya.

Sukayati (2003:14) menjelaskan bahwa permainan dalam pembelajaran matematika di sekolah bukan untuk menerangkan melainkan suatu cara atau teknik untuk mempelajari atau membina keterampilan dari suatu materi tertentu. Secara umum cocok untuk membantu mempelajari fakta dan keterampilan. Beberapa pakar pendidikan mengatakan bahwa tujuan utama digunakan permainan dalam pembelajaran matematika adalah untuk memberikan motivasi kepada siswa agar siswa menjadi senang.

Apabila guru berniat merencanakan kegiatan permainan matematika dalam pembelajaran, maka guru perlu mengkaji topik yang tepat untuk kegiatan yang didukung oleh permainan. Dari hasil kajian tersebut guru dapat memilih atau mengidentifikasi permainan yang bertujuan meningkatkan keterampilan matematika dan digunakan dalam waktu serta situasi yang tepat.

Apapun strategi pembelajaran matematika dalam bentuk permainan guru perlu :
  • Mengidentifikasi topi-topik yang memerlukan pembinaan keterampilan khusus, misalnya fakta dasar penjumlahan /atau perkalian.
  • Menentukan tujuan pembelajaran secara jelas. 
  • Merencanakan kegiatan seraca rinci seperti bentuk permainan, sarana, dan evaluasi.


Supaya penggunaan alat peraga atau media dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka guru harus menggunakannya semaksimal mungkin. Meskipun dengan benda yang sederhana, asalkan guru dapat menggunakannya dengan tepat, maka materi yang diberikan kepada siswa akan dapat diterima dengan jelas.
Alat peraga atau media sangat beragam jenisnya. Ada yang berupa gambar, benda tiruan ataupun benda yang sesungguhnya. Hal utama dalam penggunaan alat peraga atau media adalah disukai siswa, harganya murah, mudah dicari, dan tidak berbahaya. Biasanya siswa akan suka dan tertarik pada benda yang berwarna-warni. Oleh karena itu, agar penggunaan alat peraga/media dapat mencapai sasarannya, guru dituntut untuk dapat mengatasi hal-hal yang dapat menghambat dalam penggunaannya.

2. Alat Peraga Permainan Dakon 

a.   Alat dan Bahan
  1. Alat permainan dakon, yaitu papan panjang yang memiliki lubang-lubang ditengah untuk meletakkan kelereng. Ada dua papan berlubang, yang masing-masing dapat digabungkan antara papan positif dan papan negatif.
  2. Batu untuk bilangan bulat positif
  3. Kelereng untuk bilangan bulat negatif
  4. Gelas atau kaleng untuk tempat kelereng
  5. Papan kasar untuk bilangan positif
  6. Papan halus untuk bilangan negatif.

b. Kegunaan
Alat peraga permainan dakon dapat digunakan untuk memudahkan siswa memahami konsep operas! hitung penjumlahan bilangan bulat, yaitu penjumlahan bilangan bulat positif dengan bilangan bulat positif, penjumlahan bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat negatif, penjumlahan bilangan bulat postif dengan bilangan bulat negatif, dan penjumlahan bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat positif. Pembelajaran Matematika

Achmad DS. 1996. Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar Sekolah Dasar. Jakarta : Depdikbud.

Amin Suyitno. 2001. Dasar-Dasar Pembelajaran Matematika. Semarang : FMIPA IKIP.
Depdiknas, 2004. Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta, Depdiknas.

Purwadarminto. Wgs. 1995. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta. Balai Pustaka.

Sukayati. 2003. Media Pembelajaran Matematika SD (Materi Pelatihan Instruktur Matematika SD). PPPG Matematika.




Baca Juga Artikel Terkait Lainnya dibawah ini Ya !!

Blogger Tutorial + Template
Posted by Sanjaya Yasin on - Rating: 4.5
Title : Pembelajaran Matematika :: Pengertian, Model, Media, Strategi
Description : A. Pembelajaran Matematika  HW Fowler (dalam Amin Suyitno, 1985:736) mendefinisikan bahwa “mathematics is the abstract science of spa...

Share to

Facebook Google+ Twitter

3 Responses to "Pembelajaran Matematika :: Pengertian, Model, Media, Strategi"

  1. hendroSeptember 20, 2012 at 8:50 PM

    terima kasih artikelnya

    ReplyDelete
  2. fitra handayaniMarch 6, 2013 at 2:54 PM

    pengertian alat dan bahan

    ReplyDelete
  3. AnonymousMay 18, 2013 at 7:04 AM

    Реальные незабвенные среды, именуемые собой выпили знакомиться; они будут требовать себя псевдонаучными инженерами, найдя и укоренясь, веб камера рулетка эро. http://test.wp.gnbenglish.com/activity/p/191 http://vidhansabha.nivadnuka.com/activity/p/542 http://cyberbulk.com/dev/memorial/activity/p/186 http://clubbing4me.com/activity/p/4623 http://wearetvxq.com/activity/p/90879
    56cv47382Oyb!
    пр

    ReplyDelete
Add comment
Load more...

Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Makalah

Loading...

Skripsi

Loading...

Artikel Bermanfaat Lainnya

  • Makalah Pencemaran Lingkungan Pengertian Macam macam dan dampaknya
  • Contoh Kata Pengantar Makalah Pendidikan Yang Baik dan Benar
  • Contoh Pendahuluan Makalah | Karya Tulis
  • Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli Definisi, Tujuan, Unsur, Jalur, Faktor
  • Jenis Jenis Limbah dan Daur Ulang Limbah Serta Manfaatnya
  • Download Kalender 2013 Indonesia Lengkap Gratis Beserta Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama PDF, Corel, Vector
  • Makalah Bola Voli Sejarah, Pengertian, Teknik, Peraturan, Artikel Ukuran Lapangan
  • Pengertian Sistem Menurut Para Ahli Definisi dan Karakteristik Elemen
  • Pengertian Otonomi Daerah Makalah, Tujuan, Prinsip, Undang Undang
  • Contoh Proposal PTK Penelitian Tindakan Kelas

Klik SUKA untuk menjadi SAHABATku dan Jangan lupa pasang http://www.sarjanaku.com/ di BLOG mu ya!

Academics Blogs
Best Blogs Academics Blogs
Academics directory DMCA.com

Profesi Keguruan

Loading...

Manajemen

Loading...

Kebidanan

Loading...
Copyright © 2012 Sarjanaku.com - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger