Pengertian Puisi Lama jenis dan Ciri

Posted by Sanjaya Yasin 0 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

Pengertian Puisi Lama jenis dan Ciri - Puisi lama adalah puisi yang banyak terikat oleh aturan-aturan. Aturan-aturan itu antara lain jumlah baris dalam 1 bait, jumlah kata dalam 1 baris, persjakan, banyaknya suku kata tiap baris  maupun irama.
Ciri-ciri puisi lama antara lain  
  • Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya.
  • Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.
  • Sangat terikat oleh atura-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun irama.

1.    Yang termasuk puisi lama adalah 
  • Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib.
  • Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-ba-b, tiap bait terdiri 4 baris, tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, 2 baris berikutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri dari pantun anak, muda-mudi, agama atau nasihat, teka-teki, jenaka.
  • Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek.
  • Seloka adalah pantun berkait.
  • Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat.
  • Syair adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita.
  • Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6,8 ataupun 10 baris.


a)    Mantra

Assalammu’alaikum putri satulung besar
Yang beralun berilir semayang
Mari kecil, kemari
Aku menyanggul rambutmu
Aku membawa sadap gading
Akan membasuh mukamu
b)    Pantun
Kalau ada jarum patah
Jangan dimasukkan ke dalam peti
Kalau ada kataku yang salah
Jangan dimasukkan ke dalam hati
c)    Karmina
Dahulu parang, sekarang besi (a)
Dahulu sayang sekarang benci (a)
d)    Seloka
Lurus jalan ke Payakumbuh,
Kayu jati bertimbal jalan
Di mana hari tak kan rusuh,
Ibu mati bapak berjalan
e)    Gurindam
Kurang pikir kurang siasat (a)
Tentu dirimu akan tersesat (a)
Barang siapa tinggalkan sembahyang (b)
Bagai rumah tiada bertiang (b)
Jika suami tiada berhati lurus (c)
Istri pun kelak menjadi kurus (c)
f)    Syair
Pada zaman dahulu kala (a)
Tersebutlah sebuah cerita (a)
Sebuah negeri yang aman sentosa (a)
Dipimpin sang raja nan bijaksana (a)
g)    Talibun
Kalau anak pergi ke pekan
Yu beli belanak pun beli sampiran
Ikan panjang beli dahulu
        Kalau anak pergi berjalan
        Ibu cari sanak pun cari isi
    I    Induk semang cari dahulu
3.    Ciri-ciri dari jenis puisi lama
1.    Syair, dengan ciri-ciri sebagai berikut. 
  • Setiap bait terdiri dari empat baris.
  • Setiap baris terdiri atas 3-4 kata.
  • Rimanya a a a a atau bersajak lurus.
  • Tidak ada sampiran, semua merupakan isi syair.
  • Isi syair merupakan kisah atau cerita.

2.    Pantun, dengan ciri-ciri sebagai berikut. 
  1. Setiap bait terdiri atas empat baris.
  2. Setiap baris terdiri dari 4 kata (8 sampai 12 suku kata).
  3. Rimanya a b a b atau bersajak silang.
  4. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi.

3.    Gurindam, dengan ciri-ciri sebagai berikut.  Puisi Lama
  • Terdiri atas dua baris.
  • Berima akhir a a.
  • Baris pertama merupakan syarat, baris kedua berisi akibat  dari apa yang disebut pada baris pertama.
  • Kebanyakan isinya mengenai nasihat dan sindiran.

4.     Mantra, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
  • Berirama akhiran abc-abc,abcd-abcd, abcde-abcde.
  • Bersifat lisan, sakti atau magis.
  • Adanya perulangan.
  • Metafora merupakan unsur penting.
  • Bersifat esoferik (bahasa khusus antra pembicara   dan    lawan    bicara) dan misterius.
Pengertian Puisi Lama jenis dan Ciri

5.    Seloka. dengan ciri-ciri sebagai berikut.  
  • Ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair,
  • Namun ada seloka yang ditulis lebih dari empat baris,

6.    Karmina, dengan ciri-ciri sebagai berikut : 
  • Setiap bait merupakan bagian dari keseluruhan.
  • Bersajak aa-aa, aa-bb.
  • Tidak  memiliki sampiran, hanya memiliki isi.
  • Semua baris diawali huruf kapital
  • Semua baris diakhiri koma, kecuali baris ke-4 diakhiri tanda titik.

7.    Talibun, dengan ciri-ciri sebagai berikut : 
  • Jumlah barisnya lebih dari empat baris, tetapi harus genap  misalnya, 6,8,10 dan seterusnya.
  • Jika satu bait berisi enam baris, susunannya tiga sampiran dan tiga isi.
  • Apabila enam baris sajaknya a-b-c-a-b-c.
  • Bila terdiri dari delapan baris, sajaknya a-b-c-d-a-b-c-d 
Pengertian Puisi Lama jenis dan Ciri


Artikel Menarik lainnya :