• About
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact
Sarjanaku.com
  • Home
  • Manajemen
    • Manajemen SDM
    • Manajemen Personalia
    • Manajemen Pemasaran
    • All Manajemen
  • Kesehatan
    • Bacaan Kesehatan
    • Kebidanan
    • Keperawatan
    • KKPI
  • Pendidikan
    • Bacaan Pendidikan
    • Guru
    • Metode Pembelajaran
    • Kurikulum
    • Makalah
  • Teknologi
    • Audio Video
    • Otomotif
    • KKPI
  • RPP
    • RPP SMA
    • RPP SMP
    • RPP SD
  • PTK
    • PTK SMA
    • PTK SMK
    • PTK SMP
    • PTK SD
    • PTK PAUD
  • Islam
    • Bacaan Islam
    • Kisah Nabi
    • Hadits
    • Tasawuf
    • Kaligrafi
    • Ulumul Quran
  • Materi
    • Bahasa Indonesia
    • Biologi
    • Ekonomi
    • Fisika
    • Kimia
    • Matematika
  • Film
    • Drama
    • Horor
    • Religi
    • All Film
Home » Bahasa Indonesia » Jenis Puisi > Lama, Baru, Modern, Kontemporer

Jenis Puisi > Lama, Baru, Modern, Kontemporer


Jenis Puisi - Puisi merupakan pancaran kehidupan dan gejolak kejiwaan yang ditimbulkan oleh adanya interaksi baik secara langsung maupun tidak langsung yang terikat oleh syarat-syarat tertentu, syarat-syarat tersebut antara lain: Jenis Puisi
  • Rima akhir atau sajak, yaitu persamaan bunyi di akhir baris, 
  • Larik atau baris, yaitu banyaknya baris pada setiap bait,
  • Bait, yaitu banyaknya larik pada setiap untai (Sulhan, 2006:57). Jenis Puisi

Ditinjau dari jenisnya, puisi atau sajak dapat dibedakan menjadi tiga yaitu 
  1. Puisi lama, 
  2. Puisi baru, 
  3. Puisi modern dan 
  4. Puisi kontemporer.

Masing-masing jenis puisi tersebut diuraikan sebagai berikut 

a.    Puisi Lama

b.    Puisi Baru
Puisi baru sering juga disebut sebagai sajak. Puisi baru lebih menekankan pada isi yang terkandung di dalamnya. Puisi baru merupakan pancaran masyarakat baru dan banyak dihasilkan oleh para sastrawan angkatan Balai Pustaka dan Pujangga Baru. Menurut bentuknya, puisi terdiri dari : 
  1. Distikhon (sajak dua seuntai), yaitu tiap bait terdiri atas dua baris, 
  2. Tersina (sajak dua seuntai), Yaitu tiap bait terdiri atas tiga baris, 
  3. Quantrin (sajak empat seuntai), yaitu tiap bait terdiri empat baris,
  4. Quin (sajak lima seuntai), yaitu tiap bait terdiri dari lima baris, 
  5. Sextet (sajak enam seuntai), yaitu tiap bait terdiri atas enam baris,
  6. Septima  (sajak tujuh seuntai), yaitu tiap bait terdiri atas tujuh baris, 
  7. Stanza atau octaf (sajak delapan seuntai), Yaitu tiap bait terdiri atas delapan baris, dan
  8. Sonata (sajak empat belas seuntai). Jenis Puisi

c.    Puisi Modern
Menurut Jalil (1990) puisi modern ini muncul, sejak kehadiran Jepang di Indonesia. Walaupun kehadiran Jepang di Indonesia memberikan kesengsaraan bagi masyarakat, namun bagi penyair memberikan kandungan keuntungan yang sangat besar, yaitu adanya kebebasan menggunakan bahasa indonesia.

Kebebasan menggunakan bahasa indonesia oleh penyair, digunakan sebagai alat untuk menghembuskan napas kebencian pada Jepang. Penyair angkatan ini dikategorikan sebagai penyair angkatan 1945, dan karya-karya puisinya termasuk dalam kelompok puisi modern. Diantara puisi  modern; (1) berjudul “Aku” karya Chairil Anwar, (2) berjudul “Padamu Jua” Karya Amir Hamzah. Jenis Puisi
d.    Puisi Kontemporer
Sesungguhnya bagi angkatan pujangga baru yang masih hidup antara tahun 1966-1970, kehadiran puisi kontemporer pada mulanya tidak diakuinya, karena  mereka menganggap  bahwa puisi dari jaman revolusi ini bukan lahir dari penyair yang benar-benar penyair, karena tokoh dari puisi ini dianggap brengsek, namun sebenarnya tidaklah demikian. Kehadiran puisi kontemporer merupakan perkembangan puisi Indonesia. Tahapan dari karya puisi kontemporer tidah hanya mementingkan diri si penyair, tetapi tuntutan keharusan, kemestian dan kebenaran menjadi tahap yang utama dalam menciptakan sebuah puisi.

Tokoh puisi kontemporer adalah Taufik Ismail, Darmanto Jatman, Rendra, Sutarji Calzoum Bachri. Di antara puisi kontemporer yaitu; berjudul: Malam Sebelum Badai karya Taufik Ismail. Jenis Puisi

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya dibawah ini Ya !!

Blogger Tutorial + Template
Posted by Sanjaya Yasin on - Rating: 4.5
Title : Jenis Puisi > Lama, Baru, Modern, Kontemporer
Description : Jenis Puisi - Puisi merupakan pancaran kehidupan dan gejolak kejiwaan yang ditimbulkan oleh adanya interaksi baik secara langsung maupun t...

Share to

Facebook Google+ Twitter

2 Responses to "Jenis Puisi > Lama, Baru, Modern, Kontemporer"

  1. AnonymousOctober 10, 2011 at 2:32 PM

    kurang lengkap

    ReplyDelete
  2. adaFebruary 12, 2012 at 5:39 PM

    kurang lengkap..tmbh lagi contoh...puisi

    ReplyDelete
Add comment
Load more...

Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Makalah

Loading...

Skripsi

Loading...

Popular Posts

  • Makalah Pencemaran Lingkungan Pengertian Macam macam dan dampaknya
  • Contoh Kata Pengantar Makalah Pendidikan Yang Baik dan Benar
  • Contoh Pendahuluan Makalah | Karya Tulis
  • Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli Definisi, Tujuan, Unsur, Jalur, Faktor
  • Jenis Jenis Limbah dan Daur Ulang Limbah Serta Manfaatnya
  • Makalah Bola Voli Sejarah, Pengertian, Teknik, Peraturan, Artikel Ukuran Lapangan
  • Download Kalender 2013 Indonesia Lengkap Gratis Beserta Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama PDF, Corel, Vector
  • Pengertian Sistem Menurut Para Ahli Definisi dan Karakteristik Elemen
  • Pengertian Otonomi Daerah Makalah, Tujuan, Prinsip, Undang Undang
  • Contoh Proposal PTK Penelitian Tindakan Kelas

Klik SUKA untuk menjadi SAHABATku dan Jangan lupa pasang http://www.sarjanaku.com/ di BLOG mu ya!

Academics Blogs
Best Blogs Academics Blogs
Academics directory DMCA.com

Profesi Keguruan

Loading...

Manajemen

Loading...

Kebidanan

Loading...
Copyright © 2012 Sarjanaku.com - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger