• About
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact
Sarjanaku.com
  • Home
  • Manajemen
    • Manajemen SDM
    • Manajemen Personalia
    • Manajemen Pemasaran
    • All Manajemen
  • Kesehatan
    • Bacaan Kesehatan
    • Kebidanan
    • Keperawatan
    • KKPI
  • Pendidikan
    • Bacaan Pendidikan
    • Guru
    • Metode Pembelajaran
    • Kurikulum
    • Makalah
  • Teknologi
    • Audio Video
    • Otomotif
    • KKPI
  • RPP
    • RPP SMA
    • RPP SMP
    • RPP SD
  • PTK
    • PTK SMA
    • PTK SMK
    • PTK SMP
    • PTK SD
    • PTK PAUD
  • Islam
    • Bacaan Islam
    • Kisah Nabi
    • Hadits
    • Tasawuf
    • Kaligrafi
    • Ulumul Quran
  • Materi
    • Bahasa Indonesia
    • Biologi
    • Ekonomi
    • Fisika
    • Kimia
    • Matematika
  • Film
    • Drama
    • Horor
    • Religi
    • All Film
Home » Pancasila » Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Pancasila Sebagai Ideologi Negara


Pancasila Sebagai Ideologi Negara
Pengertian Ideologi - Ideologi berasal dari kata yunani yaitu iden yang berarti melihat, atau idea yang berarti raut muka, perawakan, gagasan buah pikiran dan kata logi yang berarti ajaran. Dengan demikian ideologi adalah ajaran atau ilmu tentang gagasan dan buah pikiran atau science des ideas (AL-Marsudi, 2001:57).

Puspowardoyo (1992 menyebutkan bahwa ideologi dapat dirumuskan sebagai komplek pengetahuan dan nilai secara keseluruhan menjadi landasan seseorang atau masyarakat untuk memahami jagat raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengolahnya. Berdasarkan pemahaman yang dihayatinya seseorang dapat menangkap apa yang dilihat benar dan tidak benar, serta apa yang dinilai baik dan tidak baik.


Menurut pendapat Harol H. Titus. Definisi dari ideologi adalah: Aterm used for any group of ideas concerning various political and aconomic issues and social philosophies often applied to a systematic scheme of ideas held by groups or classes, artinya suatu istilah yang digunakan untuk sekelompok cita-cita mengenai bebagai macam masalah politik ekonomi filsafat sosial yang sering dilaksanakan bagi suatu rencana yang sistematis tentang suatu cita-cita yang dijalankan oleh kelompok atau lapisan masyarakat.

Bila kita terapkan rumusan ini pada Pancasila dengan definisi-definisi filsafat dapat kita simpulkan, maka Pancasila itu ialah usaha pemikiran manusia Indonesia untuk mencari kebenaran, kemudian sampai mendekati atau menanggap sebagai suatu kesanggupan yang digenggamnya seirama dengan ruang dan waktu.

Hasil pemikiran manusia yang sungguh-sungguh secara sistematis radikal itu kemuduian dituangkan dalam suatu rumusan rangkaian kalimat yang mengandung suatu pemikiran yang bermakna bulat dan utuh untuk dijadikan dasar, asas, pedoman atau norma hidup dan kehidupan bersama dalam rangka perumusan satu negara Indonesia merdeka, yang diberi nama Pancasila.

Kemudian isi rumusan filsafat yang dinami Pancasila itu kemudian diberi status atau kedudukan yang tegas dan jelas serta sistematis dan memenuhi persyaratan sebagai suatu sistem filsafat. Termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke empat maka filsafat Pancasila itu berfungsi sebagai Dasar Negara Republik Indonesia yang diterima dan didukung oleh seluruh bangsa atau warga Negara Indonesia.

Demikian isi rumusan sila-sila dari Pancasila sebagai satu rangkaian kesatuan yang bulat dan utuh merupakan dasar hukum, dasar moral, kaidah fundamental bagi peri kehidupan bernegara dan masyarakat Indonesia dari pusat sampai ke daerah-daerah

Pancasila sebagai dasar Negara, maka mengamalkan dan mengamankan Pancasila sebagai dasar Negara mempunyai sifat imperatif dan memaksa, artinya setiap warga Negara Indonesia harus tunduk dan taat kepadanya. Siapa saja yang melangggar Pancasila sebagai dasar Negara, harus ditindak menurut hukum yakni hukum yang berlaku di Indonesia. Dengan kata lain pengamalan Pancasila sebagai dasar Negara disertai sanksi-sanksi hukum. Sedangkan pengamalan Pancasila sebagai weltanschuung, yaitu pelaksanaan Pancasila dalam hidup sehari-hari tidak disertai sanksi-sanksi hukum tetapi mempunyai sifat mengikat, artinya setiap manusia Indonesia terikat dengan cita-cita yang terkandung di dalamnya untuk mewujudkan dalam hidup dan kehidupanya, sepanjang tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang barlaku di Indonesia.
Jadi, jelaslah bagi kita bahwa mengamalkan dan mengamankan Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia mempunyai sifat imperatif memaksa. Sedangkan pengamalan atau pelaksanaan Pancasila sebagai pandangan hidup dalam hidup sehari-hari tidak disertai sanksi-sanksi hukum tetapi mempunyai sifat mengikat.
Pancasila sebagai filsafat bangsa dan Negara dihubungkan fungsinya sebagai dasar Negara, yang merupakan landasan idiil bangsa Indonesia dan Negara Republik Indonesia dapatlah disebut pula sebagai ideologi nasional atau ideologi Negara.

 Artinya pancasila merupakan satu ideologi yang dianut oleh Negara atau pemerintah dan rakyat Indonesia secara keseluruhan, bukan milik atau monopoli seseorang ataupun sesuatu golongan tertentu.
Sebagai filsafat atau dasar kerohanian Negara, yang meruapakn cita-cita bangsa, Pancasila harus dilaksanakan atau diamalkan, yang mewujudkan kenyataan dalam penyelenggaraan hidup kenegaraan kebangsaan dan kemasyarakatan kita.

Bila terjadi kesenjangan dalam kehidupan kenegaraan dan kemasyarakatan, kita harus kembali kepada filsafat Negara Republik Indonesia untuk mencari jalan keluarnya atau untuk meluruskan kembali.

Pancasila Sebagai Ideologi Negara 


Update 10 November 2011 Pancasila Sebagai Ideologi Negara

I. Pengertian dan Fungsi Ideologi

Nama ideologi berasal dari kata ideas dan logos. Idea berarti gagasan,konsep, sedangkan logos berarti ilmu. Pengertian ideologi secara umum adalah sekumpulan ide, gagasan, keyakinan, kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan keagamaan.

Ciri-ciri ideologi adalah sebagai berikut :
  1. Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
  2. Oleh karena itu, mewujudkan suatu asas kerohanian, pandanagn dunia, pandangan hidup, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara diamalkan dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.



Fungsi ideologi menurut beberapa pakar di bidangnya :
  1. Sebagai sarana untuk memformulasikan dan mengisi kehidupan manusia secara individual. (Cahyono, 1986)
  2. Sebagai jembatan pergeseran kendali kekuasaan dari generasi tua (founding fathers) dengan generasi muda. (Setiardja, 2001)
  3. Sebagai kekuatan yang mampu member semangat dan motivasi individu, masyarakat, dan bangsa untuk menjalani kehidupan dalam mencapai tujuan. (Hidayat, 2001)


II. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah Pancasila sebagai cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, serta menjadi tujuan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia.

Berdasarkan Tap. MPR No. XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR tentang P4, ditegaskan bahwa Pancasila adalah dasar NKRI yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


III. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka

Makna dari ideologi terbuka adalah sebagai suatu sistem pemikiran terbuka.

Ciri-ciri ideologi terbuka dan ideologi tertutup adalah :

Ideologi Terbuk
  1. merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
  2. Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
  3. Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
  4. Bersifat dinamis dan reformis.

Ideologi Tetutup
  1. Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
  2. Bukan berupa nilai dan cita-cita.
  3. Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.
  4. Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak.

Menurut Kaelan, nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah sebagai berikut
  1. Nilai dasar, yaitu hakekat kelima sila Pancasila.
  2. Nilai instrumental, yang merupakan arahan, kebijakan strategi, sasaran serta lembaga pelaksanaanya.
  3. Nilai praktis, yaitu merupakan realisasi nilai-nilai instrumental dalam suatu realisasi pengamalan yang bersifat nyata, dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat, berbangsa dan bernegara.


PERTANYAAN :
  1. Mengapa Indonesia menggunakan ideologi terbuka?
  2. Bagaimana cara menumbuhkan kadar dan idealism yang terkandung Pancasila sehingga mampu memberikan harapan optimisme dan motivasi untuk mewujudkan cita-cita?


JAWABAN :
  1. Karena Indonesia adalah sebuah negara dan sebuah negara memerlukan sebuah ideologi untuk menjalankan sistem pemerintahan yang ada pada negara tersebut, dan masing-masing negara berhak menentukan ideologi apa yang paling tepat untuk digunakan, dan di Indonesia yang paling tepat adalah digunakan adalah ideologi terbuka karena di Indonesia menganut sistem pemerintahan demokratis yang di dalamnya membebaskan setiap masyarakat untuk berpendapat dan melaksanakan sesuatu sesuai dengan keinginannya masing-masing. Maka dari itu, ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah yang paling tepat untuk digunakan oleh Indonesia.
  2. Kita harus menempatkan Pancasila dalam pengertian sebagai moral, jiwa, dan kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia keberadaanya/lahirnya bersamaan dengan adanya bangsa Indonesia. Selain itu,Pancasila juga berfungsi sebagai kepribadian bangsa Indonesia. Artinya, jiwa bangsa Indonesia mempunyai arti statis dan dinamis. Jiwa ini keluar diwujudkan dalam sikap mental, tingkah laku, dan amal perbuatan bangsa Indonesia yang pada akhirnya mempunyai cirri khas. Sehingga akan muncul dengan sendirinya harapan optimisme dan motivasi yang sangat berguna dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya dibawah ini Ya !!

Blogger Tutorial + Template
Posted by Sanjaya Yasin on - Rating: 4.5
Title : Pancasila Sebagai Ideologi Negara
Description : Pancasila Sebagai Ideologi Negara Pengertian Ideologi - Ideologi berasal dari kata yunani yaitu iden yang berarti melihat, atau idea yan...

Share to

Facebook Google+ Twitter

39 Responses to "Pancasila Sebagai Ideologi Negara"

  1. AnonymousJuly 27, 2011 at 9:12 PM

    Makalah kok' nggak lengkap....
    apaan tuuu...
    ......(.......)......o

    ReplyDelete
  2. AdminJuly 27, 2011 at 11:15 PM

    Anonim@ itu bukan makalah,,, Itu materi dari Pancasila Sebagai Ideologi Negara, yang bilang makalah siapa ? xixixixi

    artikel ini mudah mudahan dapat membantu anda sebagai referensi dalam menyusun makalah, :D

    ReplyDelete
  3. iwanAugust 8, 2011 at 10:05 PM

    ^^

    ReplyDelete
  4. AnonymousAugust 8, 2011 at 10:31 PM

    ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    ReplyDelete
  5. vinaSeptember 9, 2011 at 8:06 PM

    KURANG LENGKAP

    ReplyDelete
  6. simonOctober 1, 2011 at 1:11 PM

    blh tanya bagaimana contoh pancasila sbg ideologi bangsa di negara kita ini?

    ReplyDelete
  7. Mas JKOctober 16, 2011 at 6:06 PM

    Wahh Kok "Saya Ada Soal (Apa yang dimaksud Dengan Pancasila Sebagai Ideologi Negara)" Gimana Tuh Di Situ Gk Ada T_T

    ReplyDelete
  8. AnonymousOctober 16, 2011 at 7:10 PM

    iya nih... cacad bgt..

    ReplyDelete
  9. AnonymousNovember 16, 2011 at 8:43 PM

    bener.. pukul adminnya ayook!!
    ga becus amat bikin blog ni bocah..

    ReplyDelete
  10. AnonymousNovember 16, 2011 at 8:50 PM

    mantep bro..
    amazing//
    thanks yooo..^^

    ReplyDelete
  11. Ahmad AndryDecember 2, 2011 at 11:16 AM

    Artikel yang bagus..berkunjung ke blog aku y...

    ReplyDelete
  12. antonDecember 12, 2011 at 8:01 AM

    koq karaktristiknya sebagai ideoogi negara koq gg ada?

    ReplyDelete
  13. AnonymousDecember 12, 2011 at 9:31 AM

    apaan makalah kyk gitu,itu teh penjelasan

    ReplyDelete
  14. AnonymousDecember 30, 2011 at 10:36 AM

    taek..

    ReplyDelete
  15. AnonymousJanuary 4, 2012 at 10:40 PM

    lengkapi dongggg... !!! :)

    ReplyDelete
  16. AnonymousJanuary 26, 2012 at 6:19 PM

    aku butuh contohnyaaaa..... TTTT-TTTT

    ReplyDelete
  17. AnonymousFebruary 15, 2012 at 1:25 PM

    ni benaran tulisanmu sendiri ato jiplak dari salah satu buku...kalimatnya mirip banget dengan buku yang pernah kubaca.

    ReplyDelete
  18. AnonymousFebruary 18, 2012 at 9:29 AM

    trims, artikelnya sgt membantu :)

    ReplyDelete
  19. AnonymousMarch 14, 2012 at 2:59 PM

    thx.

    ReplyDelete
  20. AnonymousApril 30, 2012 at 1:33 AM

    not bad

    ReplyDelete
  21. nur kholisMay 6, 2012 at 11:36 AM

    dasar negara bagi sebuah negara tolong MAKALAHin dong

    ReplyDelete
  22. PEKAT JABARMay 7, 2012 at 11:54 PM

    Ini juga saya download, terimakasih

    ReplyDelete
  23. AnonymousJuly 19, 2012 at 5:25 PM

    kurang lengkap brrrooooooooooooooow!!!!!!!
    thank`s jg y itu jg udach mlumayan ug!!!

    ReplyDelete
  24. AnonymousJuly 29, 2012 at 2:29 PM

    in kopi pas ya??? kok formal banget

    ReplyDelete
  25. AnonymousAugust 25, 2012 at 6:29 PM

    makasih yaaaaa................

    ReplyDelete
  26. AnonymousAugust 27, 2012 at 12:42 PM

    dasar tolol.. admin blognya gak punya otak

    ReplyDelete
  27. AnonymousAugust 28, 2012 at 4:47 PM

    no comment.............

    ReplyDelete
  28. GoresanCrayoon19September 2, 2012 at 9:19 AM

    makasih buat materinya,ini dapat membantu saya dalam mengerjakan tugas :)

    ReplyDelete
  29. GoresanCrayoon19September 2, 2012 at 9:19 AM

    makasih buat materinya,ini dapat membantu saya dalam mengerjakan tugas :)

    ReplyDelete
  30. AnonymousSeptember 9, 2012 at 7:22 PM

    :)

    ReplyDelete
  31. jenSeptember 12, 2012 at 12:23 PM

    lumayan buat tambah2 wawasan

    ReplyDelete
  32. alifiaOctober 1, 2012 at 9:02 PM

    mau di copy buat tugas tapi ternyata gak lengkap... TT_TT

    ReplyDelete
  33. alifiaOctober 1, 2012 at 9:07 PM

    mau di copy buat tugas tapi ternyata gak lengkap... TT_TT

    ReplyDelete
  34. khiyooOctober 16, 2012 at 9:31 PM

    mksh bang

    ReplyDelete
  35. Hendriy EmoJanuary 8, 2013 at 1:19 PM

    sejelek apapun hasil dari karya seseorang tolong jangan di kecilkan, seharusnya kita memberikan masukkan bukan menghina..

    ReplyDelete
  36. AnonymousJanuary 9, 2013 at 1:23 AM

    thx membantu sya yg lagi cari materi tugas,,

    ReplyDelete
  37. AnonymousJanuary 21, 2013 at 3:21 PM

    lumayan, tp ga ada contoh konkret :(

    ReplyDelete
  38. faizinMarch 5, 2013 at 9:32 PM

    Sedang memperdalam pancasila mudah-mudahan bisa menjalaninya dengan benar

    ReplyDelete
  39. AnonymousMay 5, 2013 at 11:03 AM

    makasih y,isi blognya bagus,semangat terus y,,,
    jalani teriknya panas n dinginnya hujan untuk temukan indahnya pelangi,,,

    ReplyDelete
Add comment
Load more...

Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Makalah

Loading...

Skripsi

Loading...

Popular Posts

  • Contoh Kata Pengantar Makalah Pendidikan Yang Baik dan Benar
  • Contoh Pendahuluan Makalah | Karya Tulis
  • Makalah Pencemaran Lingkungan Pengertian Macam macam dan dampaknya
  • Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli Definisi, Tujuan, Unsur, Jalur, Faktor
  • Jenis Jenis Limbah dan Daur Ulang Limbah Serta Manfaatnya
  • Makalah Bola Voli Sejarah, Pengertian, Teknik, Peraturan, Artikel Ukuran Lapangan
  • Pengertian Sistem Menurut Para Ahli Definisi dan Karakteristik Elemen
  • Contoh Proposal PTK Penelitian Tindakan Kelas
  • Pengertian Otonomi Daerah Makalah, Tujuan, Prinsip, Undang Undang
  • Download Kalender 2013 Indonesia Lengkap Gratis Beserta Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama PDF, Corel, Vector

Klik SUKA untuk menjadi SAHABATku dan Jangan lupa pasang http://www.sarjanaku.com/ di BLOG mu ya!

Academics Blogs
Best Blogs Academics Blogs
Academics directory DMCA.com

Profesi Keguruan

Loading...

Manajemen

Loading...

Kebidanan

Loading...
Copyright © 2012 Sarjanaku.com - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger