Mempergunakan Mesin Frais ( Komplek )

Posted by Sanjaya Yasin 0 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

BAB I
PENDAHULUAN


A. DESKRIPSI

Modul ini merupakan panduan pembelajaran dalam kompetensi Mengefrais (kompleks) dengan kode M7.11A, dan durasi pembelajaran 120 jam @ 45 menit. Hasil belajar yang akan dicapai setelah mempelajari modul ini meliputi hasil belajar dari sisi kognitif,  afektif maupun psikomotorik. Pembelajaran bersifat teori dan praktek, sehingga disamping menguasai materi, siswa harus pula mampu melakukannya. 


Dalam setiap sub kompetensi modul ini berisi tujuan, uraian materi, rangkuman, tugas, tes formatif, kunci jawaban formatif, dan lembar kerja Modul ini merupakan modul lanjutan dari modul pada kompetensi sebelumnya terutama kompetensi Melakukan Pekerjaan dengan Mesin Frais. Kompetensi mengefrais (kompleks) merupakan kompetensi akhir siswa, sehingga kompetensi ini merupakan salahsatu syarat siswa untuk dinyatakan lulus. 

Setelah mempelajari modul ini diharapkan siswa akan mempunyai kompetensi dalam hal: memahami dan menggunakan alat-alat bantu termasuk pencekaman, pemasangan pahat, mengefrais roda gigi rack, mengefrais roda gigi helik dan melakukan pembagian dengan kepala pembagi. Kompetensi Mengefrais (kompleks) masih sangat diperlukan di industri baik untuk praktek langsung maupun sebagai dasar mengoperasikan mesin berbasis komputer (misal CNC).

 
B. PRASYARAT

Sebelum menggunakan modul ini siswa harus sudah menguasai atau lulus pada kompetensi kompetensi sebelumnya terutama yang berkaitan langsung adalah kompetensi melakukan pekerjaan dengan mesin frais. Persyaratan kelulusan sebelumnya dari modul ini dapat dilihat pada ilustrasi bagan peta kedudukan modul. 

Kemampuan spesifik awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini adalah kemampuan kemampuan: memperhatikan tindakan keselamatan kerja, menentukan persyaratan kerja, mengoperasikan mesin frais, mengefrais rata, alur, dan bertingkat, menggunakan alat bantu pengefraisan, menggunakan alat pencekam benda kerja, menggunakan alat pembagian benda kerja, memeriksa komponen dan dimensi benda kerja secara visual, dan memeriksa komponen/benda kerja.

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1. Bagi siswa

  • Bacalah petunjuk penggunaan modul ini dengan cermat
  • Bacalah seluruh isi modul ini dengan cermat mulai dari halaman awal
  • Perhatikan peta kedudukan modul dan cermatilah apakah saudara sudah layak untuk menggunakan modul ini
  • Pahami kompetensi apa yang akan saudara kuasai setelah mempelajari modul ini, persyaratannya, indikator keberhasilan, cara mencapai dan kegunaannya
  • Kerjakan soal-soal prasyarat untuk menentukan awal mulai menggunakan modul ini
  • Jangan berpindah ke sub kompetensi yang lain sebelum saudara dinyatakan lulus pada sub kompetensi sebelumnya
  • Bawalah perlengkapan yang harus dipersiapkan,
  • Tentukan hasil pelatihan yang saudara inginkan,
  • Pelajarilah materi yang ada
  • Gunakan buku-buku referensi untuk mempelajari materi lebih lanjut
  • Carilah sumber-sumber pustaka baik buku maupun media lainnya (termasuk yang disarankan) sebagai pendukung dalam mempelajari materi.
  • Kerjakan soal latihan untuk mengetahui tingkat penguasaan saudara. Soal akan meliputi soal teori dan praktek. Kerjakan job yang ada dalam praktik bengkel.
  • Pada bagian akhir kerjakan soal-soal tes atau soal-soal yang dibuat guru.
  • Jangan terburu-buru melihat kunci jawaban, sebelum selesai mengerjakan
  • Bapak/ibu guru berfungsi sebagi fasilitator yang akanmembantu saudara dalam mempelajari kompetensi ini. Diskusikan hal-hal yang dirasa perlu serta apabila merasa kesulitan mintalah penjelasan.
  • Setelah saudara merasa menguasai materi kompetensi yang saudara pelajari, mintalah kepada guru untuk melakukan uji kompetensi terhadap saudara. Saudara tidak perlu menunggu teman yang belum siap ujian.
  • Uji kompetensi akan meliputi uji kompetensi teori dan ujikompetensi praktek.
  • Setelah dinyatakan lulus ujian pada sub kompetensi tertentu,lanjutkan ke sub kompetensi berikutnya. Namun bila belum lulus pelajari kembali materi yang ada.


2. Peran guru antara lain

  1. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar,
  2. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktik baru dan menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar siswa.
  4. Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar,
  5. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jikadiperlukan,
  6. Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan,
  7. Merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perangkatnya,
  8. Melaksanakan penilaian,
  9. Menjelaskan kepada siswa tentang sikap pengetahuan dan keterampilan dari suatu kompetensi, yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya,
  10. Mancatat pencapaian kemajuan siswa.

 
D. TUJUAN AKHIR

Tujuan akhir pembelajaran dengan modul ini adalah: siswa memahami dan mampu melakukan perencanaan kerja dan penggunaan alat-alat cekam, mampu memahami dan melakukan pemilihan penggunaaan alat-alat bantu pengefraisan, memahami pemilihan dan pemasangan alat potong, memahami perhitungan dan operasional pembuatan roda gigi dan rack, memahami perhitungan dan operasional pembuatan roda gigi helik, dan mampu menggunakan perhitungan dan pembuatan roda gigi helik, memahami dan mampu menggunakan kepala pembagi, memahami dan mampu menggunakan alat bantu frais. Siswa dinyatakan berhasil bila telah lulus dalam uji kompetensi yang meliputi aspek kognitif (teori), afektif (sikap) dan psikomotorik(praktek)




Untuk lebih lengkap modulnya silakan klik dibawah ini!!!
Download disini!

Artikel Menarik lainnya :