Rotasi Bumi

Posted by Sanjaya Yasin 1 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

Kejadian yang sebenarnya peredaran harian sebuah bintang itu ? peredaran itu hanyalah peredaran semu. pada waktu kita menumpang bis yang berjalan dari arah barat ke timur tampak pohon-pohon, tiang listrik dan rumah-rumah seakan berlarian dari timur ke barat.


Kejadian ini juga merupakan gerak semu. Kita sekarang sedang menumpang dibumi ; bintang-bintang ; matahari dan benda-benda langit yang lain ada diluar bumi yang kita tumpangi. Bumi berputar pada porosnya dari barat ke timur atau bumi berotasi. Ilmiah peredaran harian yang sebenarnya. Akibat rotasi bumi, benda-benda langit tampak melakukan predaran semu harian dari timur kebarat.

Bagaiman rotasi bumi itu berlangsung? jika kita perhatikan peredaraan semu harian sebuah bintang sejati, waktu yang diperlukan bintang itu dari kedudukan kulminasi atas sampai kedudukan yang sama pada hari esok memerlukan waktu 23 jam 56 menit, atau 24 jam kurang 4 menit. Sebenarnya bintang sejati berkedudukan tetap dilangit, rotasi bumilah yang memakan waktu 23 jam 56 menit.

Arah rotasi dari barat ketimur menyebabkan peredaran semu harian semua benda langit berarah timur ke barat. Dengan perbandingan perjalanan bus diatas arah rotasi itu sudah cukup jelas.

Ketika bus berjalan, kita yang menumpang busitu mengeluarkan tangan dari jendela, terasa hembusan angin dari arah depan bus pada tangan kita. Hembusan angin itu kita rasakan karena udara disekeliling bus itu tidak turut dengan perjalanan bus.

Jika kita misalkan rotasi bumi tidak disertai dengan udara (atmosfer). Keliling bumi dikatulistiwa adalah 40.000 Km. untuk satu kali putaran diperlukan 24 jam, jadi kecepatan rotasi dikatulistiwa adalah 40.000 : 24 = 1667 Km/jam. Orang yang berdiri dikatulistiwa akan merasakan hembusan angin yang berkecepatan 1667 Km/jam. Mampukah anda berdiri dihembusan angin sekencang itu ?

Karena bentuk bumi bulat, kecepatan rotasi dikahtulistiwa berbeda dengan di lintang-lintang pertengahan misalnya di 40 o LU. Makin jauh dari katulistiwa makin berkurang kecepatan rotasinya.


Akibat Rotasi

a).    Terdapat perbedaan waktu, waktu yang kita gunakan sehari-hari adalah waktu matahari. Terdapat perbedaan waktu dio tempat-tempat yang berbeda meridiannya yaitu tipa 1 0 berbeda 4 menit atau tiap 15 0 berbeda 1 jam. Atas dasar ilmiah diadakan pembagian daerah waktu di dunia.


b).    Pembelokan angin.

Ingat akan hukukm Buys Ballot yang berbunyi :
  • Angin bergerak dari daerah yang bertekanan maksimun kedaerah yang bertekanan minimum.
  • Dibelahan bumi utara angin membelok ke kanan dan dibelahan bumi selatan angin membelok ke kiri.

c).    Peredaran semu harian benda langit.

Pada uraian diatas dirasakan adanya peredaran bintang mengelilingi bumi. Bukan hanya bintang-bintang dan matahari, bulan serta pelanet juga bergerak seperti itu, terbit dari timur lalu naik lewat atas kepala kita dan akhirnya akan terbit lagi dari timur.

Peredaran benda langit itulah yang dinamakan peredaran semu harian. Dinamakan semu karena gerakan itu hanya yang tampak oleh pengamatan, bukan peredaraan yang sebenarnya.

Bintang menempuh lintasan peredaran semunya memakan waktu 23 jam 56 menit atau satu hari bintang. Dinamakan satu hari bintang karena periodenya 23 jam 56 menit, itu waktu yang diperlukan bintang untuk menjalani peredaran semu hariannya, sedagkan peredaran semu harian matahari rata-rata 24 jam atau satu hari matahari sama dengan 24 jam. Tetapi bulan lebih lambat lagi, satu hari bulan sama dengan 23 jam 50 menit.


d).    Peristiwa siang dan malam.

Peredaran semu harian matahari dapat kita amati secara langsung, lebih dari itu orang dibumi mengalami pergantian siang dan malam. Telah dijelaskan diatas panjang satu kali peredaran semu harian matahari sama dengan satu hari matahari atau dinamakan satu hari.

Panjang periodik satu hari didaerha katulistiwa hampir sama setiap tahun. Namun ada perbedaan sedikit. Panjang siang hari dan malam hari juga tidak selalu sama. Sekali waktu siang hari lebih dari 12 jam, sehingga malam hari kurang adri 12 jam. Perbedaan itu menjadi lebih besar di tempat-tempat yang lebih jauh dari khatulistiwa.


Artikel Menarik lainnya :