Pengaruh Cahaya Terhadap Fotosintesis dan Uji Zat Makanan

Posted by Sanjaya Yasin 0 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

Landasan Teori


Modifikasi organ pokok (daun,batang dan akar) yaitu perubahan bentuk dari satu atau lebih organ karena adanya perubahan fungsi. Sedangkan yang dimaksud dengan assecoria yakni organ tanaman yang berasal dari suatu jaringan yang selanjutnya mengalami perubahan bentuk dan fungsi.

Pada tumbuh-tumbuhan proses fotosintesis terjadi dikala matahari telah muncul diufuk timur organ-orang pada tumbuh-tumbuhan mulai mengahadap ke arah datangnya sinar matahari terutama daun pada tumbuhan. Proses ini terjadi karena tumbuhan membutuhkan sinar matahari.

Begitu juga dengan daun pada tumbuhan yang bersifat Trofil yakni daun bersifat steril dan hanya berfungsi sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis (fungsi vegetatif),ukuran relatif lebar dan pada kondisi habitat subur maka tumbuhan paku juga mampu membentuk gerahih ataupun stolon yang berfungsi sebagai alat aseksual (vegetatif).

Sedangkan pada buah terdapat  berbagai jenis rasa yang ditimbulkan oleh adanya zat tepung yang dikandung oleh berbagai jenis dan kesegaran buah tersebut. Seperti pada wortel terdapat sari buah makanan yang mengandung zat tepung.


Alat dan Bahan

Alat :

•     Tabung reaksi
•    Corong gelas
•    Tabung reaksi
•    Gelas kimia
•    Handkonter



  Bahan :

•    Tumbuhan Hydrila



Cara Kerja
  1. Menyediakan 4 (empat) gelas beaker/gelas piala
  2. Memasukkan semua alat dan bahan (tumbuhan air) ke dalam bak, kemudian atur agar tidak ada gelembung udara yang ikut serta ke dalamnya dengan tujuan agar bejana dapat berdiri tegak
  3. Memberi label A, B, C, D pada setiap bejana percobaan 
  4. Bejana A tanpa dilapisi plastik, Bejana B ditutup dengan plastik berwarna merah agar tanaman air terkena cahaya merah, Bejana C ditutup dengan plastik berwarna hijau, Bejana D ditutup dengan plastik berwarna ungu. 
  5. Semua bejana ditaruh di bawah terik matahari
  6. Mengamati laju fotosintesis dengan menggunakan petunjuk (indikator) keluarnya gelembung oksigen yang tertampung di tabuh reaksi terbalik, jika gelembung okseigen banyak berarti laju fotosintesis tinggi.


Hasil Pengamatan















Uji Zat Makanan


Alat dan bahan 

Alat :


  1. Cawan petri                 
  2. Lampu Spritus
  3. Tabung reaksi             
  4. Pipet tetes 
  5. mortal             
  6. Penjepit tabung reaksi  
  7. pistil                 
  8. Gelas Ukur 
  9. lampu spritus            
  10. Kuas
  11. Erlemeyer            
  12. Pengaduk



Bahan :

-    Jeruk                -  Ubi
-    Pisang              -  Nasi
-    Bayam             -  Tahu
-    Jagung             - Akuades
-    Daging             - Telur
-    Zat yudium




Cara Kerja

  1.  Menyediakan berbagai macam bahan makanan seperti jeruk, pisang, bayam (bahan)
  2. Menghaluskan bahan makanan hingga lumut, kemudian memisahkan masing-masing bahan makanan jangan sampai tercampur
  3. Memasukkan masing-masing ke dalam erlemeyer dan mencampurnya dengan sedikit air untuk melarutkan pada telur 
  4. Memasukkan 10 ml bahan ke dalam masing-masing tabung reaksi yang tersedia
  5. Menambahkan 2 ml larutan iodin pada masing-masing tabung reaksi
  6. Mengamati perubahan warna yang terjadi



Hasil Pengamatan


1.    Zat Tepung



















Deskripsi

Dari hasil pengamatan di atas, bahwa makanan yang ditambahkan larutan iodium/iodin akan mengalami perubahan warna (beriu pekat) itu artinya bahan makanan tersebut mengandung zat tepung.




2.    Pengujian Zat Gula





















Deskripsi

    Dari hasil pengamatan uji zat gula, dapat diambil kesimpulan bahwa makanan yang setelah dipanaskan dan ditambahkan laruan benediet, akan mengalami perubahan yaitu akan terdapat endapan oren/endapan warna orent. Dari sana kita tahu bahwa bahan makanan tersebut mengandung zat gula





3.    Pengujian Lemak



















Deskripsi


Dari hasil pengamatan kami, kami menemukan beberapa dari bahan-bahan yang diuji, ternyata yang mengandung lemak itu ialah telur. Hal ini dapat dilihat pada tabel pengujian di atas.



4.    Pengujian Protein
















Deskripsi

Dari hasil pengamatan kami, setelah bahan-bahan seperti singkong, nasi, jagung, jeruk, pisang, ikan, bayam, tahu dan telur, setelah ditetesi dengan larutan biuret ternyata yang mengalami perubahan warna hanya telur dan ikan. Itu membuktikan bahwa makanan yang banyak mengandung protein hanya telur dan ikan. Sedangkan dari ke 9 bahan tersebut yang paling banyak mengandung protein adalah telur dan ikan sedangkan lemak tidak ada.



Pembahasan

Makanan yang ditambahkan larutan iodium akan mengalami perubahan warna (beriu pekat) itu artinya bahan makanan tersebut mengandung zat tepung.
  1. Makanan yang setelah dipanaskan dan ditambahkan laruan benediet, akan mengalami perubahan yaitu akan terdapat endapan oren/endapan warna orange, bahan-bahan yang diuji, ternyata yang mengandung lemak itu ialah telur.
  2. Bahan-bahan seperti singkong, nasi, jagung, jeruk, pisang, ikan, bayam, tahu dan telur, setelah ditetesi dengan larutan biuret ternyata yang mengalami perubahan warna hanya telur dan ikan. 
  3. Dari ke 9 bahan tersebut yang paling banyak mengandung protein adalah telur dan ikan sedangkan lemak tidak ada.


Artikel Menarik lainnya :