Sukai Halaman Grosir Mutiara Lombok Supplier Murah

Pendekatan Komunikatif Dalam Pengajaran Bahasa Arab

Mempelajari bahasa bertujuan agar dapat berkomunikasi atau brinteraksi, menggunakan bahasa secara lisan ataupun tulisan dengan benar dan tepat. Fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi interkasi yang hanya dimiliki manusia. 


Mempelajari bahasa Arab merupakan kebutuhan mendasar bagi umat Islam, karena bahasa Arab adalah bahasa dalam al qur’an dan hadits sebagai dasar agama dan kebudayaan Islam. Bahasa Arab sebagai bahasa yang unik perlu dipelajari debgan kesungguhan dan keuletan. Untuk mempelajarinya diperlukan suatu pendekatan, metode atau teknik yang tepat dan didukung oleh tenaga pengajar yang professional di bidangnya.

Salah satu pendekatan yang digunakan dalam mempelajari bahasa Arab adalah dengan pendekatan komunikatif. Pendekatan ini mendasarkan pandangannya terhadap penggunaan bahasa dan komunikasi sehari-hari senyatanya. Sosiolinguistik sebagai salah satu dari pembidangan linguistic mencoba memberikan perspektifnya dalam kaitan dengan pendekatan komunikatif yang digunakan pada pengajaran bahasa ini. 

Ini merupakan hasil dari penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode komperatif, metode induktif dan metode deduktif.

Ditinjau dari perspektif sosiolinguistik, pengajaran bahasa arab dengan pendekatan komunikatif menyajikan muatan tujuan yang sama demi tujuan-tujuan praktik pengajaran. Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar bahasa Arab dapat menggunkan metode antara lain; kegiatan pra komunikatif yang terdiri dari kegiatan structural dan kuasai komunikasi; dan kegiatan komunikasi yang terdiri dari kegiatan komunikasi fungsional dan kegiatan interaksi social. 

Dalam pengajaran bahasa arab dengan menggunkan pendekatan komunikatif yang terpenting adalah kebermaknaan dari setiap bentuk bahasa yang dipelajari dan bahwa bentuk ragam dan makna bahasa itu berhubungan dengan situasi dan konteks berbahasa tersebut.