• About
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact
Sarjanaku.com
  • Home
  • Manajemen
    • Manajemen SDM
    • Manajemen Personalia
    • Manajemen Pemasaran
    • All Manajemen
  • Kesehatan
    • Bacaan Kesehatan
    • Kebidanan
    • Keperawatan
    • KKPI
  • Pendidikan
    • Bacaan Pendidikan
    • Guru
    • Metode Pembelajaran
    • Kurikulum
    • Makalah
  • Teknologi
    • Audio Video
    • Otomotif
    • KKPI
  • RPP
    • RPP SMA
    • RPP SMP
    • RPP SD
  • PTK
    • PTK SMA
    • PTK SMK
    • PTK SMP
    • PTK SD
    • PTK PAUD
  • Islam
    • Bacaan Islam
    • Kisah Nabi
    • Hadits
    • Tasawuf
    • Kaligrafi
    • Ulumul Quran
  • Materi
    • Bahasa Indonesia
    • Biologi
    • Ekonomi
    • Fisika
    • Kimia
    • Matematika
  • Film
    • Drama
    • Horor
    • Religi
    • All Film
Home » Pendidikan » Metode Penemuan (Discovery)

Metode Penemuan (Discovery)


Pembelajaran dengan metode penemuan medorong siswa untuk memahami sesuatu. Sesuatu yang  dapat berupa fakta atau relasi matematika yang masih baru bagi siswa, misalnya pola,sifat-sifat atau rumus tertentu.

Metode penemuan biasanya memerlukan waktu yang lama di bandingkan dengan metode ekspositori. Karena kegiatan ini mengembangkan konsep maupun keterampilan matematika dengan kaitannya dengan pemecahan masalah. Guru harus merumuskan masalah dengan hati-hati atau mangajukan pertanyaan – pertanyan kunci



Metode penemuan dapat dibagi menjadi dua jenis diantaranya :

a.    Penemuan murni

Di laksanakan murni. Pelajaran terfokus pada siswa dan tidak terfokus pada guru. Siswalah yang menentukan tujuan dan pengalaman yang di inginkan. Peranan guru adalah menyajikan suatu situasi belajar atau masalah kepada siswa. 

Kemudian para siswa di minta mengkaji dan menemukan fakta atau relasi yang terdapat dalam masalah tadi dan akhirnya para siswa yang akan menarik suatu generalisasi dari apa yang mereka temukan. kegiatan ini biasanya di terapkan pada siswa yang tergolong mampu

b.    penemuan terbimbing atau inkury

guru mengarahkan atau memberi petunjuk kepada siswa tentang materi pelajaran, dengan bimbingan ini memungkinkan berkurangnya frustasi pada siswa. Bentuk bimbingan yang di berikan guru bisa berupa petunjuk, arahan, pertanyan atau dialog sehingga diharapkan siswa sampai pada kesimpulan atau generalisasi sesuai dengan yang di inginkan guru

contoh metode penemuan terbimbing di laksanakan dengan langkah – langkah sebagai berikut : 

  • Guru mengarahkan terlebih dahulu kepada para siswa tentang materi pelajaran. Sebelumnya guru sudah merancang secara jelas generalisasi/kesimpulan apa yang harus ditemukan oleh para siswa. Disini materi yang di pelajari adalah menentukan bilangan prima dan kesimpulan yang harus siswa dapatkan adalah apa yang di maksudakan bilangan prima?dari bilangan 1-50 bilangan mana saja yang termasu
  • Guru menunjukan 50 dan siswa membuat di buku catatan.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
48
49
40
41
42
43
44
45
46
47
58
59
50


  • Pertanyaan pertanyaan yang di berikan pada siswa oleh guru, dan siswa langsung mengerjakannya.
-    Coretlah bilangan 1.
-    Coretlah semua bilangan kelipatan 2 kecuali 1.
-    Coretlah semua bilangan kelipatan 3 kecuali 3.
-    Coretlah semua bilangan kelipatan 5 kecuali 5.
-    Coretlah semua bilangan kelipatan 7 kecuali 7.

  • Guru meminta menulis semua bilangan yang tidak di coret
  • Guru membimbing siswa untuk mencari factor dari bilanagan – bilangan yang tidak di coret tadi.

Misalnya :- factor dari 2 adalah 1 dan 2.
  
  - factor dari 3 aalah 1 dan 3 dst………
  • Guru membimbing siswa dalam mengambil kesimpulan
  • Kesimpulan siswa bilangan prima adalah bilangan yang tepat yang mempunyai 2 faktor yaitu 1 dan bilangan itu sendiri.

Dengan langkah- langkah metode penemuan terbimbing tersebut siswa ternyata dapat membuat kesimpulan yaitu apa yang di maksud dengan bilangan prima, menemukan bilangan apa saja yang termasuk bilangan prima 1 s/d 50 dengan tepat. Kemampuan yang dapat di perolah oleh siswa dapat di lihat dari nilai yang di peroleh siswa pada saat evaluasi.
Posted by Sanjaya Yasin on - Rating: 4.5

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya dibawah ini Ya !!

Title : Metode Penemuan (Discovery)
Description : Pembelajaran dengan metode penemuan medorong siswa untuk memahami sesuatu. Sesuatu yang  dapat berupa fakta atau relasi matematika yang masi...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Metode Penemuan (Discovery)"

Post a Comment

Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts

  • Contoh Kata Pengantar Makalah Pendidikan Yang Baik dan Benar
  • Contoh Pendahuluan Makalah | Karya Tulis
  • Makalah Pencemaran Lingkungan Pengertian Macam macam dan dampaknya
  • Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli Definisi, Tujuan, Unsur, Jalur, Faktor
  • Makalah Bola Voli Sejarah, Pengertian, Teknik, Peraturan, Artikel Ukuran Lapangan
  • Pengertian Sistem Menurut Para Ahli Definisi dan Karakteristik Elemen
  • Contoh Proposal PTK Penelitian Tindakan Kelas
  • Jenis Jenis Limbah dan Daur Ulang Limbah Serta Manfaatnya
  • Pengertian Otonomi Daerah Makalah, Tujuan, Prinsip, Undang Undang
  • Download Kalender 2013 Indonesia Lengkap Gratis Beserta Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama PDF, Corel, Vector

Klik SUKA untuk menjadi SAHABATku dan Jangan lupa pasang http://www.sarjanaku.com/ di BLOG mu ya!

Academics Blogs
Best Blogs Academics Blogs
Academics directory DMCA.com
Copyright © 2012 Sarjanaku.com - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger