Mengenal Marfologi dan Anatomi Ikan, Udang dan Cumi

Posted by Sanjaya Yasin 0 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

 Landasan Teori

Ikan, cumi dan udang termasuk hewan vertebrata, hewan vertebrata adalah hewan yang bertulang belakang atau punggung. Memiliki struktur tubuh yang jauh lebih sempurna dibandingkan dengan hewan invertebrata. 

Hewan vertebrata memiliki tali yang merupakan susunan tempat terkumpulnya sel-sel saraf dan memiliki perpanjangan kumpulan saraf dari otak. Tali ini tidak memiliki oleh yang tidak bertulang punggung. Dalam memuhi kebutuhannya, hewan vertebrata telah memiliki system kerja sempurna peredaran darah berpusat organ jantung  dengan pembuluh-pembuluh menjadi salurannya.


Sedangkan cumi sering di sebut dengan bahasa Ilmiahnya adalah logilo Pealii. Cephalopoda merupakan salah satu salah satu sumber protein bagi manusia. Hal ini terutama bagi bangsa Asia Timur dan Italia.

Tubuh cumi-cumi terbentuk gelendong atau sekoci, bila berenang dalam air bagian ventral terletak di bagian anterior, sedang bagian dorsal terletak sebelah posterior. Kulit cumi-cumi dapat berubah warnanya secara cepat dimana kadang-kadang berwarna putih kebiruan berbintik merah atau cokelat. Perubahan warna chromatophora akan sesuai dengan tempat dimana hewan itu berada. Kakinya terdiri atas 10 jerait dimana 8 adalah lengan, sedang 2 adalah tentakel. 

Alat pencernaan pada cumi terdiri dari rongga mulut (cavun oris) dengan kelenjar ludah, kemudian pharynx, oespohagus, lambung, caecum, intestinum, rectum, anus. Alat rekresi berupa nephridia yang berbentuk segitiga, berwarna putih terletak disebelah jantun branchialis.

Sedangkan pada class Crustacea (udang)  hewan yang hidup dia air tawar, didanau atau di dalam kolam. Tubuh cambarus sebelah luar terdapat kutikula dimana kutikula disusn oleh pectin dan garam-garam mineral. Maka bila udang direbus warna berubah karena sifat dari basa menjadi asam exo-skeloton tubuh dibagi atas dua bagian : anterior yang disebut Cephalothorax, Posterior yang terdiri dari buku-buku yang disebut dengan abdomen. Chepalothorax terdiri dari 13 ruas yang menjadi satu. Bagian ini disebut dnegan Carapace. Disebelah dorsal dari carapace terdapat suatu lekukan yang melintang di mana membagi cephalothorax menjadi dua yakni  : bagian depan disebut Cephal, bagian belakang dibsetu Thorax. 


Alat dan bahan 

Alat :
  •  Satu set alat sexcio
  • Alat tulis menulis


Bahan :
  • 1 Ekor carpinus Carpio
  • 1 Ekor cumi-cumi
  • 1 Ekor udang 


D.    Cara Kerja

1.    Menggambar morfologi preparat pisces, amphibi dan reptil meliputi : gambar caput (kepala), truncus (badan), dan caudal (ekor) lengkap dengan keterangannya.

2.    Melakukan pembedahan (secio) dengan cara sebagai berikut :
  • Menggunting kulit arah longitudinal ke arah linea mediana cranial dari lubang kloaka sampai rahang bawah, kemudian sisihkan ke lateral.
  • Memotong dinding perut arah median sampai caudal dari stemum costae. Serta memberi keterangan pada gambar


 Hasil Pengamatan 


1.    Gambar Ikan



Deskripsi

Berdasarkan gambar hasil pengamatan di atas maka Ikan Carpinus carpio memiliki tiga bagian tubuh yaitu caput, truncus dan criudal, memiliki gurat sisi yang berfungsi untuk mengisap kedalaman laut, memilki pinnsie abdominalis, pinnae pentoralis, pinna caudulis. 

Pina dorsales dan pina analis, ikan atau pisces memilih Squama atau sisik. Sirip berfungsi untuk berenang dan alat untuk melawan predator. Terdapat juga bagian anatomi pada ikan seperti : hepas, intestinum (usus), ventrivulum (lambung), jantung (cor) dan lusang (blansia) terdiri dari lembar blansir, artur bianchialis dan bill raker.


2.    Gambar Cumi-cumi (Loligo Pealii)






Deskripsi

    Bagian cumi-cumi terdiri ari tentakel yang berfungsi untuk mendeteksi lingkungan atau daerah sekitar dan juga sebagai alat penerang. Jerait berfungsi untuk menangkap mangsa. Kantong tinta berfungsi untuk menyimpan tinta. Tubuh cumi-cumi juga memiliki katilago atau tulang roswan juga sirip untuk berenang.



3.    Gambar Udang (Crustacea)




Deskripsi

    Terdiri dari antena yang berfungsi untuk mendeteksi atau penerang, dan pangkal antena yang bernama antekalea. Mempunyai 2 jenis kaki yaitu : kaki berjalan yang digunakan untuk berjalan dan kaki renang yang digunakan untuk berenang.



Pembahasan

Berdasarkan landasan teori dan hasil pengamatan di atas maka penulis dapat memberikan beberapa inti dari semua ini yakni hewan vertebrata memiliki tali yang susunan tempat terkumpulnya sel-sel saraf dan memiliki perpanjangan kumpulan saraf dari otak. Dalam memuhi kebutuhannya, hewan vertebrata telah memiliki system kerja sempurna peredaran darah berpusat organ jantung  dengan pembuluh-pembuluh menjadi salurannya. 

Sedangkan pada tubuh cumi-cumi terbentuk gelendong atau sekoci, bila berenang dalam air bagian ventral terletak di bagian anterior, sedang bagian dorsal terletak sebelah posterior. Kulit cumi-cumi dapat berubah warnanya secara cepat dimana kadang-kadang berwarna putih kebiruan berbintik merah atau cokelat.

Sedangkan pada  udang yakni hewan yang hidup dia air tawar tersebut, atau di dalam kolam. Tubuh cambarus sebelah luar terdapat kutikula dimana kutikula disusn oleh pectin dan garam-garam mineral. Maka bila udang direbus warna berubah karena sifat dari basa menjadi asam exo-skeloton tubuh dibagi atas dua bagian : anterior yang disebut Cephalothorax, Posterior yang terdiri dari buku-buku yang disebut dengan abdomen



Artikel Menarik lainnya :