Membuat Pola Resin

Posted by Sanjaya Yasin 0 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

BAB I
PENDAHULUAN


A. DESKRIPSI

Membuat Pola Resin adalah modul praktikum yang menjelaskan cara membuat pola dari resin untuk pengecoran logam.

Modul ini terdiri dari 5 kegiatan belajar yang saling terkait, yakni: 


  1. Pemilihan bahan resin, 
  2. Membuat campuran resin, 
  3. Membuat pola resin, 
  4. Pemeriksaan dan perbaikan pola resin, 
  5. Pemesinan dan finishing pola resin. Setelah menyelesaikan modul ini, peserta diklat diharapkan mampu membuat dan menginspeksi pola dari resin, sehingga mampu mengaplikasikan pada pengecoran logam dengan pola resin.

B. PRASYARAT

Peserta diklat harus telah mampu membaca gambar teknik, bekerja dengan mesin umum, menggunakan perkakas genggam, serta mampu bekerja secara aman dengan bahan kimia dan industri.

C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1. Petunjuk bagi peserta diklat:
  • Kegiatan pemelajaran harus dilaksanakan secara berurutan dari kegiatan belajar 1, 2, 3, 4, sampai 5. Tes formatif dan tugas pada setiap kegiatan belajar harus dikerjakan oleh peserta diklat. melaksanakan tugas yang diberikan pada lembar kerja. Di akhir modul peserta diklat diharuskan menyelesaikan evaluasi untuk mengetahui apakah peserta diklat telah menguasai seluruh isi modul atau belum. Jika peserta diklat dapat menyelesaikan seluruh soal pada sub bab F. Cek Kemampuan, maka peserta diklat dinyatakan telah menyelesaikan modul ini.
  • Perlengkapan yang harus disiapkan pada pemelajara modul ini adalah: mistar susut, jangka ukur, pengukur permukaan, dan alat pengukur umum lainnya, kotak inti, resin pengeras, zat pemlastis.
  • Hasil akhir setelah menyelesaikan seluruh kegiatan belajar dalam modul ini adalah sebuah sebuah pola yang terbuat dari resin.
  • Prosedur sertifikasi
1) Ijazah Mengacu pada Undang-Undang Sisdiknas, SMK yang telah diakreditasi diberi wewenang menyelenggarakan ujian dan memberikan ijazah yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional kepada peserta didik yang dinyatakan lulus ujian sebagai pengakuan terhadap penyelesaian pada jenjang pendidikan SMK dan atau prestasi belajar peserta didik.

2) Sertifikat Kompetensi
Sertifikat Kompetensi diberikan kepada peserta didik yang lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh SMK/lembaga diklat yang terakreditasi sebagai penyelenggara uji kompetensi.

  • Sertifikat Kompetensi tersebut diterbitkan oleh lembaga sertifikasi, asosiasi profesi, perusahaan/industri, lembaga diklat yang memiliki kredibilitas dalam bidangnya, atau, lembaga diklat yang diberi wewenang oleh lembaga sertifikasi.

2. Peran Guru: 

  • Membantu peserta diklat dalam merencanakan proses belajar
  • Membimbing peserta diklat melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar
  • Membantu peserta diklat dalam memahami konsep dan praktik baru dan menjawab pertanyaan peserta diklat mengenai proses belajar peserta diklat
  • Membantu peserta diklat untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar
  • Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan
  • Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan
  •  Merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perangkatnya
  • Melaksanakan penilaian
  • Menjelaskan kepada peserta diklat tentang sikap pengetahuan dan ketrampilan dari suatu kompetensi, yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pemelajara selanjutnya
  • Mencatat pencapaian kemajuan peserta diklat

D. TUJUAN AKHIR

Setelah menyelesaikan pemelajara dengan modul ini, peserta diklat diharapkan mampu membuat pola dari resin dengan berbagai macam bentuk tanpa cacat.



Untuk lebih lengkap modulnya silakan klik dibawah ini!!!
Download disini!

Artikel Menarik lainnya :