Analisis Tingkat Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Pada Pokok Bahasan Stoikiometri

Posted by Sanjaya Yasin 0 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

Analisis Tingkat Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Pada Pokok Bahasan Stoikiometri
BAB I
PENDAHULUAN



A.      Latar Belakang

Tantangan pendidikan dimasa mendatang cukup serius, di samping menyediakan lulusan yang mempunyai intelektual yang tinggi dalam menghadapi era globalisasi. Pendidikan juga harus mampu memecahkan persoalan disintregasi bangsa. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 4 Ayat 1 tertuang bahwa, pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia, nilai-nilai keagamaan, nilai kultural dan kemajuan bangsa.


Ilmu kimia sebagai salah satu bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan gabungan dari hasil kegiatan manusia berupa gagasan, pengetahuan, dan berbagai konsep yang terorganisir mengenai alam sekitar yang diperoleh dari pengalaman melalui serentetan proses ilmiah. Proses yang dimaksud antara lain pendidikan, sikap dan nilai ilmiah pada siswa serta mencintai dan mengagumi kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

Ilmu kimia mulai diperkenalkan pada siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan oleh sebagian siswa masih dianggap sebagai materi yang relatif sulit dipelajari secara tuntas. Kean dan Middlecam, dalam Suherman (2003 : 01), mengatakan bahwa kimia merupakan salah satu pelajaran tersulit bagi kebanyakan pelajar sekolah menengah dan mahasiswa.

Di bagian lain Winarti (2001) berpendapat bahwa fenomena pembelajaran kimia selama ini tampaknya ada anggapan sebagian siswa bahwa kimia merupakan suatu pelajaran yang sangat sulit. Pendapat ini didukung oleh hasil penelitian Wildan dkk, yang dikutip oleh Muntari (2004 : 15) bahwa kebanyakan siswa SMU menyatakan pelajaran kimia adalah mata pelajaran yang sulit dipelajari di sekolah karena kimia bersifat abstrak, dan ilmu kimia bukan sekedar menghitung juga bersifat teori.

Berdasarkan data hasil observasi awal yang diperoleh pada mata pelajaran kimia di SMA Negeri 1 Suela bahwa tingkat pemahaman siswa masih rendah dengan hasil belajar yang dicapai pada pokok bahasan Stoikiometri tahun pelajaran 2006/2007 belum mencapai tingkat ketuntasan yaitu dengan nilai rata-rata dari  kelas X-A sampai dengan kelas X-C adalah 47,2 , 50,6 , dan 44,2 atau nilai rata-rata keseluruhan adalah 47,3. Rendahnya hasil belajar ini menunjukkan bahwa siswa masih belum menguasai konsep-konsep kimia dengan baik, akibatnya siswa mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep-konsep dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kimia khususnya pokok bahasan stoikiometri.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kimia khususnya pokok bahasan stoikiometri adalah dengan menelusuri tingkat kemampuan siswa pada setiap sub pokok bahasan. Dengan demikian kita dapat mengetahui pada pokok/sub pokok bahasan mana saja siswa mengalami kesulitan.

Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka peneliti bermaksud mengadakan penelitian dengan judul “analisis tingkat kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada pokok bahasan stoikiometri kelas X SMA Negeri 1 Suela Kec. Suela Kabupaten Lombok Timur Tahun Pelajaran 2007/2008”.



B.    Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas masalah yang akan diteliti  dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

  1. Mengetahui letak kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal stoikiometri.
  2. Seberapa besar persentase kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal stoikiometri pada setiap sub pokok bahasan.


C.    Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :

  1. Untuk mengetahui letak kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal stoikiometri.
  2. Untuk mengetahui persentase kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal stoikiometri pada setiap sub pokok bahasan.


D.    Manfaat Penelitian

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:


1.    Manfaat secara umum

Dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan tentang jenis – jenis kesulitan belajar yang dialami oleh siswa kelas X SMAN 1 Suela dalam mempelajari kimia khususnya pokok bahasan  stoikiometri.


2.    Manfaat Secara Khusus
  1. Sebagai informasi bagi guru kimia mengenai kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada pokok bahasan stoikiometri.
  2. Bagi siswa informasi tersebut dapat dijadikan sebagai dasar untuk membenahi diri dalam meningkatkan kegiatan belajar terutama dalam mempelajari stoikiometri.
  3. Bagi peneliti selanjutnya, informasi tersebut dapat dijadikan acuan untuk menggali dasar pemikiran baru untuk lebih mengembangkan dan meningkatkan kualitas pengajaran khususnya di SMA Negeri 1 Suela.


E.    Asumsi-asumsi

Asumsi penelitian adalah sesuatu yang diyakini kebenarannya oleh peneliti yang akan berfungsi sebagai hal-hal yang dipakai untuk tempat berpijak bagi peneliti di dalam melaksanakan penelitian (Arikunto, 2002 : 22).


1.    Asumsi teoritis

Asumsi teoritis dalam penelitian ini adalah tingkat kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal  pada pokok bahasan stoikiometri, yaitu ketidak mampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal stoikiometri yang meliputi hukum-hukum yang mendasari perhitungan kimia, massa atom relatif dan massa molekul relatif, rumus empiris dan molekul, konsep mol, massa molar, volume molar, kemolaran, dan persamaan reaksi.


2.    Asumsi metodik

Penelitian ini akan berhasil dengan baik dan lancar karena didukung oleh metode pengumpulan data dengan menggunakan teknik tes, yaitu dengan cara menyebarkan soal-soal atau tes yang berbentuk pilihan ganda. Soal tes tersebut berupa materi pokok bahasan stoikiometri. Hasil tes tersebut dijadikan sebagai data dalam penelitian ini. Sedangkan teknis analisis data digunakan adalah menggunakan perhitungan persentase.


3.    Asumsi pelaksanaan

Penelitian ini dapat terlaksana karena didukung oleh :

  1. Adanya sumber-sumber sebagai acuan.
  2. Topik yang diteliti layak untuk diteliti.
  3. Masalah yang diteliti dalam jangkauan peneliti.
  4. Sarana dan prasarana yang dibutuhkan sangat mendukung.



F.    Definisi Operasional

Untuk menghindari kesalah pahaman di dalam menafsirkan beberapa istilah dari judul penelitian ini, maka dipandang perlu untuk menjelaskan beberapa istilah yang terdapat dalam judul ini. Adapun istilah tersebut adalah:


1.    Analisis

Dalam kamus bahasa Indonesia (2003 : 04), Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya (sebab musabab, duduk perkaranya, dan sebagainya).  Pendapat lain juga mengatakan bahwa analisis adalah kajian terhadap sesuatu masalah untuk menentukan jawaban dari suatu masalah, faktor dan asal-usulnya (Dajan, 1986)

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa analisis merupakan sebagai upaya untuk menyelidiki suatu masalah untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya.


2.    Kesulitan

Kesulitan adalah keadaan yang sulit, sesuatu yang sulit (Kamus Bahasa Indonesia, 2003 : 1020).
Menurut Djamarah (2004. 207) kesulitan belajar berarti suatu kondisi dimana anak didik tidak dapat belajar secara wajar, disebabkan adanya ancaman, hambatan atau gangguan dalam belajar.

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kesulitan adalah ketidak mampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal stoikiometri.


3.    Stoikiometri

Menurut Basri (2005), stoikiometri adalah cabang dari ilmu kimia yang mempelajari mengenai banyaknya zat yang dibutuhkan dan dihasilkan dalam suatu reaksi kimia.

Adapun pendapat lain tentang pengertian stoikiometri adalah hubungan kuantitatif antar zat yang terlibat dalam reaksi, baik preaksi maupun hasil reaksi. (Sukri, 1999 : 20)

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa stoikiometri adalah banyaknya zat yang dibutuhkan dan dihasilkan dalam suatu reaksi kimia.


G.    Ruang Lingkup Penelitian

Adapun ruang lingkup dalam penelitian ini antara lain :

 

1.    Lokasi penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Suela Kec. Suela Kabupaten Lombok Timur.


2.    Subjek penelitian

Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Suela Tahun Pelajaran 2007/2008.


3.    Objek penelitian

Objek dalam penelitian ini adalah kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada pokok bahasan stoikiometri.

Analisis Tingkat Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Pada Pokok Bahasan Stoikiometri


Artikel Menarik lainnya :