Bukti-Bukti Evolusi & Variasi Genetika

Posted by Sanjaya Yasin 18 komentar

Ditulis oleh : Sanjaya Yasin

BUKTI-BUKTI EVOLUSI

Bukti-bukti peninggalan Evolusi antara lain
1. Peninggalan berupa fosil

Fosil dapat diartikan sebagai sisa-sisa binatang dan tumbuhan yang telah membantu. Fosil juga dapat berupa jejak atau kotoran suatu jenis binatang.Dengan mempelajari fosil dapat memperoleh petunjuk adanya evolusi.Dengan membandingkan struktur tubuh hewan yang menjadi fosil dan hewan
sekarang.dapatdisimpulkan bahwa keadaan lingkungan pada masa sekarang berbeda.Leonardo da Vinci(1452-1519) pertama kali berpendapat bahwa fosil merupakan suatu bukti adanya mahluk hidup pada masa yang lampau. Carles Robert Darwin (1809-1882) berpendapat bahwa perubahan bentuk disesuaikan dengan lapisan bumi yang lebih mudah.Oleh sebab itu,fosil pada lapisan bumi yang mudah berbeda dengan fosil di lapisan bumi yang lebih tua.
Penemuan fosil sering membuat pusing perunut evolusi. Hal ani karena fosil mahluk hidup jarang ditemukan dalam keadaan lengkap.penemuan fosil hanya berupa bagian atau beberapa bagian tubuh mahluk hidup. Keadaan fosil yang demikian disebabkan oleh beberapa faktor,yaitu:
  • Terjadinya lipatan batuan bumi.
  • Pengaruh air,angin,dan bakteri pembusukan.
  • Hewan pemakan bangkai dan
  • Jenis organism ( ada organisme yang tida bias menjadi fosil).

Satu-satunya fosil yang paling lengkap ditemukan adalah fosil kuda. Sejarah perkembangan kuda merupakan contoh yang paling baik untuk menerangkan adanya perubaha-perubahan bentuk yang berlangsung dari masa ke masa.hal  ini karena fosil-fosilnya di temukan secara lengkap pada setiap zaman geologi .fosil kuda tersebut  di temukan oleh dua orang ilmuan amerika yaitu MARS dan OBSORN.
Menurut para ilmuan Pada contohnya  Fosil kuda sebagai berikut:

  • Ukuran tubuh semakin besar,dari yang semula sebesar kucing menjadi sebesar kuda seperti sekarang.
  • Kepala semakin besar dan jarak antara mulut dengan mata semakin jauh.
  • Leher semakin panjang.
  • Geraham muka dan belakang semakin besar,berlapis email,dan bentuknya semakin sesuai untuk memakan rerumputan.
  • Kaki depan dan belakang semakin panjang,gerakan semakin lincah,larinya semakin  cepat,tetapi rotasi tubuh semakin berkurang.
  • Jari kuku dari lima jari menjadi satu jari,bentuknya semakin pajang, jari kedua dan keempat mengalami kemunduran sehingga menjadi organ yang tidak berfungsi lagi (Rudimenter).

2. Homologi 

Organ-organ dari berbagai mahluk hidup yang mempunyai bentuk asal sama, kemudian strukturnya berubah sehingga fungsinya menjadi berbeda disebut homolog.Peristiwanya dinamakan  homologi. Contohnya Tangan manusia homolog dengan kaki depan kuda, kaki depan anjing dengan sayap burung,dan kaki depan buaya dengan sirip dada ikan paus.

Homologi organ sangat mendukung teori yang menyatakan bahwa suatu organisme berasal dari satu nenek moyang  yang kemudian mengalami radiasi adaptif,membentuk species-species baru  ( terjadi  perkembangan  evolusi dipergensi). Radiasi adaptif adalah  makreovolusi yang bertanggung jawab terhadap pola utama diversitas evalusioner.

Lawan dari homologi adalah analogi. Analogi yaitu dua organ tubuh yang  berfungsinya sama, tetapi mempunyai asal usul yang berbeda. Contoh: sayap serangga analog dengan sayap burung  camar atau antara sayap kupu-kupu dengan sayap kelelewar.

Terbentuknya analogi menunjukkan terjadinya evolusi konvergensi terjadi karena adanya modifikasi dari kutup gen.pada evolusi ini tidak pernah dihasilkan organism baru, tetapi hanya menghasilkan variasi sehingga populasi terakhir dengan jelas memperlihatkan perbedaan dengan moyangnya.


3. Embriologi Perbandingan

Tahap-tahap perkembangan selalu dialami oleh hewan multisel yang berkembang biak secara seksual  tahap-tahap perkembangan tersebut dimulai dari zigot sampai dengan fase-fase tertentu, menunjukkan adanya persamaan pada berbagai jenis vertebrata. Beberapa persamaam terlihat mulai dari zigot, morula, blastula,embrio,akan  mengalami fase perkembangan yang berbeda.


4. Variasi Individu

Individu-individu yang termasuk dalam suatu spesies tidak pernah bersifat identik atau persis sama hal ini menunjukkan bahwa antarindividu di dalam suatu species mempunyai variasi-variasi. Artinya secara genetik maupun kefaalan tiap-tiap spesies mahluk hidup memiliki perbedaan seperti perbedaan seperti perbedaan warna,ukuran,berat,maupun kebiasaan.jadi, antar individu didalam satu spesies pun terdapat  variasi.


5. Perbandingan Fisiolog

Kegiatan fisiologi di dalam setiap sel pada mahluk hidup tingkat rendah maupun  mahluk hidup tingkat  tinggi memiliki banyak kemiripan, antara lain dalam proses metebolisme, respirasi, sintesis protein, maupun sintesis  ATP dan penggunaannya dalam aktivitas hidup.


6. Petunjuk secara  Biokima

Kekerabatan berbagai  jenis  mahluk hidup dapat diuji secara  biokimia, salah satunya yaitu dengan uji  presipitin oleh natael.


7. Adanya  Alat-alat Tubuh  yang tersisa merupakan petunjuk adanya evolusi. Alat-alat ini pada hakikatnya  sudah tidak berguna lagi namun masih dijumpai dan jumlahnya sangat banyak, masalnya pada manusia terdapat  100 macam, sisa-sisa alat tubuh yang ditemukan  pada manusia,antara lain otot penggerak telinga, tulang ekor , umbai cacing, dan gigi taring yang runcing. Sisa organ tubuh pada hewan  antara lain adanya sisa kaki belakang pada ular pyton dan mereduksinya organ mata pada ikan, serangga serta laba-laba yang hidup di gua yang gelap.



VARIASI GENETIKA

Variasi genetika

Evolusi terjadi karena adanya variasi genetik dan seleksi alam.Variasi dalam suatu keturunan terjadi karena dua sebab utama,yaitu danya mutasi gen dan adanya rekombinasi gan-gan dalam suatu keturunan.


1. Mutasi gendengan sifat 

Salah satu penyebab terjadinya perubahan sifat suatu otganisne yaitu adanya perubahan struktur kimia gen(AND) pada organisme tersebut, atau sering di sebut mutasi gen.Mutasi gen terjadi secara acak dan dapat terjadi tanpa ataupun karena pengaruh faktor luar.

Mutasi merupakan mekanisme evolusi yang pentinng dan dapat memunculkan spesies baru dengan sifat yang lebih baik,tergantung dari angka laju mutasi.Angka laju mutai adalah angka yang menunjukkan jumlah gen yang bermutasi dari seluruh gamet yang di hasilkan oloh suatu individu dari suatu spesies.Angka laju mutasi memang sangat kecil,tetapi merupakan mekanisme yang sangat penting karena hal-hal berikut.
  • Setiap gamet mengandung beribu-ribu gen
  • Individu dalam satu generasi dapat menghasilkan ribuan sampe jutaan gamet.
  • Jumlah generasi suatu spesies selama spesies   itu ada banyak sekali.


2. Frekuensi gan di dalam populasi

Frekuensi gan adalah frekuensi kehadiran suatu gan di dalam populasi dalam hubunganya dengan frekuensi semua alelnya.Dalam genetika,populasi berarti kelompok organism yang dapat saling kawin.misalnya dalam suatu populasi terdapat  gaen dominan(A) denga alel gen resesif(a).


3. Rekombinadi dan seleksi alam

Mutasi yang menguntungkan akan menghasilkan individu dengan viabilits dan fertilisasi yang tinggi,serta bersifat adaftif.Apa bila individu-individu yang mengalami mutasi melekukan kawin silang,akan terjadi rekpmbinasi gen pada keturunanya.venotif individu hasil kawin silang tersebut dapat berbeda sekali dengan fenootif kedua induknya.Dengan danya faktor seleksi alam,hanya individu yang adaptif saja yang dapat bertahan hidup dan mewariskan sifat-aifat pada generasi berikutnya.

4. Hukum hardy-weinberg

E.H.hardy(inggris) dan w.weinberg(jerman) mengembangkan studi genetika populasi,dari hasil studinya,kedua ahli tesebut menyatakan bahwa keseimbangan frekuensi genotif AA,Aa,aa, dan perbandinagn gen A dan a selalu sama dari generasi ke generasi. Hal tersrbut dapat terjadi asalkan memenuhi beberapa persysaratan berikut

  1. Tidak ada mutasi.
  2. Terjadi perkawina secara acak..
  3. Tidak ada aliran gen dan tidak ada terjadi migrasi
  4. Tidak terjadi genetic dript atau populasi cukup besar..
  5. Tidak ada seleksi alam.
Untuk lebih lengkap makalah Bukti-Bukti  Evolusi & Variasi Genetika silakan klik di bawah ini!!!
Download disini!


Artikel Menarik lainnya :